Oleh : Syamhudi

Jakarta, MediaProfesi.com – Dengan ditandai pemukulan kentungan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu serta Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim, maka gelaan pameran Kampoeng BNI Nusantara 2013 yang pertama ecara resmi dinyatakan terbuka untuk umum.

Pameran kali ini menampilkan 100 stand dan diikuti khusus untuk Mitra Binaan BNI melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 10 hingga 13 Juli 2013 di Plenary Hall dan Main Lobby Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) bertema “Tenun”. Dan kegiatan pameran ini direncanakan secara rutin dilaksanakan setiap tahun dengan tema yang berbeda.

“Pameran ini secara spesifik mengeidentifikasi indutri kreatif sebagai sektor yang diminati. Jadi mulai dari 2006-2007 saat pemerintah mengembangkan industri kreatif. BNI sudah mulai masuk dengan binaannya. Kemudian muncul konsep Kampoeng BNI,” ujar Marie kepada MediaProfesi.com di sela meninjau stand peserta pameran.

Menurutnya, BNI pun turut terlibat aktif dalam membinanya sampai dengan mereka bisa mandiri. Jadi saya rasa itu bagus dan Mitra Binaan BNI selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan pameran. Ttapi kali ini lebih sapesial lagi, yakni khusus hanya Mitra Binaan BNI saja. Dan bukan hanya sekedar pameran tapi juga ada workshop, seminar dan ada ajang mengajarkan untuk anak-anak mengenai seni budaya.

“Saya rasa itu inisiatif yang baik dan semoga pameran Kampoeng BNI Nusantara bisa dilaksanakan setiap tahun, karena satu diantara tantangan yang dihadapi industri kreatif adalah ajang untuk mereka bisa memamerkan produknya ataupun memperagakan seni pertunjukan dan musiknya,” paparnya.

Marie berharap kedepannya lebih banyak Kampoeng BNI yang akan dikembangkan. Dan tentunya lebih banyak binaan yang ditampilkan, sehingga lebih banyak yang mandiri, jadi tidak prlu dibantu lagi.

“Dan pameran ini kita harapkan menjadi lebih besar di masa mendatang,” harap Marie sebagai pencetus dalam mengembangkan idustri kreatif di saat dia masih menjabat Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Bersatu.

Dijelaskannya, sebetulnya ajang pameran itu memang sangat penting sekali untuk melakukan transaksi mau pun sebagai apreasiasi, saya juga lihat pameran itu tempat untuk kita-kita ini mengapreasiasi apa yang dihasilkan dari berbagai macam daerah.

Dia pun meminta ke depan tentunya lebih diperbanyak dan diharapkan setiap kali kita datang selalu ada yang baru. Saya kalau ada pameran selalu mencari apa nih yang baru, karena itu menunjukkan bahwa kita berkembang, bukan menghasilkan tahun lalu sama seperti tahun ini, tapi harus ada inovasi, harus ada pengembangan tiap tahun

Sesuai dengan namanya Kampoeng BNI Nusantara, sehingga dalam pameran kali ini ada suatu nuansa yang berbeda bila dibandingkan dengan pameran-pameran yang ada selama ini.

Dalam ajang pameran ini, mulai dari pintu masuk dikala hendak menuju ke ruangan pameran sudah terasa sekali suasana kampong nusantara yang hidup dengan interior tradisional yang dikemas secara menarik, dimana setiap harinya akan disajikan ta’jil berbuka puasa bagi peerta dan pengunjung Kmpoeng BNI Nusantara. * (Syam)