Oleh : Yudi

 

Jakarta, Mediaprofesi.com - Cloudera, Inc. (NYSE: CLDR) dan Hortonworks, Inc. (Nasdaq: HDP) bersama-sama mengumumkan bahwa kedua perusahaan telah menandatangani sebuah perjanjian definitif, di mana keduanya akan bergabung dalam merger setara semua saham.

 

Transaksi tersebut telah disetujui secara bulat oleh Dewan Direksi kedua perusahaan, akan melahirkan penyedia platform data generasi berikutnya yang terkemuka di dunia, yang mencakup multi-cloud, on-premise, dan Edge.

 

Kombinasi ini menetapkan standar industri untuk pengelolaan data cloud hybrid, sehingga mempercepat adopsi pelanggan, pengembangan komunitas, dan keterlibatan mitra.

 

Berdasarkan ketentuan-ketentuan dari perjanjian transaksi, pemegang saham Cloudera akan memiliki sekitar 60% dari ekuitas perusahaan gabungan dan pemegang saham Hortonworks akan memiliki sekitar 40%.

 

Pemegang saham Hortonworks akan menerima 1.305 lembar saham Cloudera untuk setiap saham Hortonworks yang mereka miliki, yang didasarkan pada rasio pertukaran rata-rata 10 hari dari harga kedua perusahaan hingga 1 Oktober 2018.

 

Kedua perusahaan memiliki kombinasi nilai ekuitas fully-diluted sebesar USD 5,2 miliar berdasarkan harga penutupan pada tanggal 2 Oktober 2018.

 

Adanya merger ini diperkirakan akan menghasilkan keuntungan finansial yang signifikan dan profil margin yang lebih baik:

§  Pendapatan sekitar USD 720 juta

§  Lebih dari 2.500 pelanggan

§  Lebih dari 800 pelanggan dengan ARR lebih dari USD 100.000

§  Lebih dari 120 pelanggan dengan ARR lebih dari USD 1 juta

§  Lebih dari USD 125 juta dalam sinergi biaya tahunan

§  Lebih dari USD 150 juta cash flow pada tahun 2020

§  Dana tunai sebanyak lebih dari USD 500 juta, tanpa utang

 

Tom Reilly, Chief Executive Officer Cloudera, menyatakan, dengan menyatukan investasi Hortonworks dalam pengelolaan data end-to-end dan investasi Cloudera dalam penyimpanan data dan pembelajaran mesin, kami akan menghadirkan cloud data enterprise mulai dari Edge ke AI yang pertama di industri.

 

“Visi ini akan memungkinkan perusahaan untuk memajukan komitmen bersama kami terhadap kesuksesan pelanggan dalam mencapai transformasi digital,” jelas Tom Reilly.

 

Rob Bearden, Chief Executive Officer Hortonworks menyatakan, merger ini akan memberikan nilai lebih bagi para pemegang saham kami masing-masing, dan memungkinkan pelanggan, mitra, karyawan dan komunitas open source untuk meraih manfaat dari penawaran yang disempurnakan, skala yang lebih besar dan peningkatan daya saing biaya yang dimungkinkan oleh kombinasi ini.

 

“Bersama-sama, kami berada di posisi yang tepat untuk terus bertumbuh dan bersaing di pasar streaming dan IoT, pengelolaan data, penyimpanan data, pembelajaran mesin/AI, dan cloud hybrid,” papar Rob Bearden. * (Yud/Syam)