Oleh : Muhammad

 

Jakarta, Mediaprofesi.com - Maybank Indonesia bersama Maybank Foundation, yayasan yang menangani corporate responsibility (CR) Maybank Group, melanjutkan Program RISE (Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship) 2.0 di Solo dan Yogyakarta setelah dilaksanakan di Mataram, Lombok.

 

Program pelatihan berlangsung 15-16 Januari bertempat di Solo Technopark, Jawa Tengah dan di waktu bersamaan juga dilaksanakan di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD) Pundong, Bantul, DI Yogyakarta. Total peserta program di kedua lokasi itu sebanyak 140 penyandang disabilitas dan komunitas marjinal.

 

Program RISE 2.0 di Solo dan Yogyakarta ini merupakan bagian pelaksanaan program RISE 2.0 level Basic yang akan menjangkau 4.920 peserta dengan durasi pelatihan selama dua hari.

 

Pelatihan level Basic ini bermanfaat untuk menjangkau lebih banyak para peserta dari daerah pedalaman, meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk siap memulai dan mengembangkan usaha termasuk keterampilan menjual dan memasarkan produk.

 

Selain itu juga meningkatkan pemahaman mereka terkait pengelolaan keuangan serta mengenalkan mereka produk dan layanan perbankan.

 

Program RISE 2.0 memiliki tiga level. Selain level basic, juga terdapat level Standard dan Premium dengan perbedaan pada durasi training, materi pelatihan dan mentoring pasca training. Para peserta level Standard dan Premium akan dibekali pengetahuan pengelolaan keuangan, strategi pemasaran dan perubahan pola pikir (mindset) guna menghadapi disrupsi dan industri 4.0.

 

Selain itu mereka juga akan mendapatkan materi terkait pemanfaatan teknologi dan pengetahuan dunia digital untuk menunjang pengembangan usaha. Selanjutnya untuk para peserta level Standard akan mendapatkan program mentoring dan coaching terstruktur selama enam bulan, sedangkan mentoring dan coaching untuk peserta level Premium selama 12  bulan.

 

Selama program mentoring para peserta akan didampingi mentor secara personal dengan metode face-to-face mentoring dan phone-call mentoring untuk lebih meningkatkan pendapatan dan kapasitas usaha.

 

Program RISE 2.0 dirancang untuk menyempurnakan program sebelumnya, yang terintegrasi dari awal hingga akhir dengan menggunakan pendekatan 3E (Embrace, Embed & Engage).

 

Melalui ketiga pendekatan tersebut, Maybank Indonesia dan Maybank Foundation akan mengoptimalkan penggunaan teknologi sebagai sarana pelatihan dan mentoring, mengaktifkan pembelajaran melalui webinar, melakukan pendampingan yang lebih mendalam dan berkelanjutan, sistematisasi penyusunan informasi kemajuan dan peningkatan pendapatan peserta, menciptakan basis data online dan marketplace sebagai sarana peserta menjual produk, serta menghubungkan peserta dengan produk, layanan dan teknologi digital perbankan yang mereka butuhkan. Program RISE 2.0 merupakan kelanjutan dari program RISE tahap sebelumnya.

 

Sesuai namanya, program RISE berfokus pada pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi penyandang disabilitas. Program ini secara regional telah diluncurkan pada 26 September 2019 di Manila, Filipina dan akan dilaksanakan di enam negara, yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Laos dan Myanmar.

 

Program ini akan dilaksanakan mulai 2020 hingga 2023 dengan menjangkau lebih banyak komunitas penyandang disabilitas dan komunitas marjinal di berbagai wilayah termasuk di Indonesia dengan total peserta (Level Basic, Standard & Premium) sekitar 7.350 penyandang disabilitas dan komunitas marjinal dari 27 kota. Sementara, program RISE tahap pertama telah memberikan pelatihan kewirausahaan dan kemandirian bagi 2.269 orang penyandang disabilitas dan komunitas marjinal dari 17 kota di Indonesia dari 2016 hingga 2019. * (Muh/Syam)