Oleh : Muhammad

 

Jakarta, Mediaprofesi.com - Mastercard dalam siaran persnya kepada redaksi Mediaprofesi.com (4/3/2020) mengumumkan partisipasinya sebagai investor utama di putaran seri B sebuah perusahaan induk fintech Indonesia, Digiasia, melalui pendanaan dan bantuan strategis.

 

Hal ini seiring upaya Digiasia dalam memperkuat rangkaian layanan keuangannya serta memperluas kesempatan bagi semua orang dan UMKM untuk ambil bagian dalam ekonomi digital.

 

Digiasia saat ini berafiliasi dengan beberapa perusahaan fintech di Indonesia, yaitu KasPro, platform pembayaran dan dompet digital; KreditPro, platform P2P lending dan pembiayaan untuk pelaku UMKM yang tidak memiliki akses layanan bank konvensional; dan RemitPro, layanan pengiriman uang secara efisien dan aman melalui kanal digital maupun agen offline.

 

Di antaranya perusahaan telekomunikasi, kantor pos, dan pengecer. Seluruh layanan tersebut didukung oleh kerangka kerja teknologi yang memberikan keamanan di seluruh transaksi, menjaga dari pinjaman berisiko, dan memberikan akses pendanaan dan bertransaksi baik secara digital maupun offline.

 

Investasi ini hadir saat pemerintah Indonesia dan para pemangku kepentingan tengah fokus mendorong inklusi keuangan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

 

Digiasia telah membangun berbagai kemitraan yang membantu mengintegrasikan ekonomi digital ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

 

Digiasia Bios Cofounders, Alexander Rusli dan Prashant Gokarn mengatakan, kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Mastercard untuk meningkatkan berbagai penawaran kami saat ini guna meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

 

“Kami selalu berusaha untuk membangun jaringan kemitraan yang dapat membantu menghubungkan layanan kami dengan kebutuhan finansial yang luas bagi perorangan maupun bisnis. Hadirnya Mastercard membuat kami memperoleh dukungan dari para pakar perdagangan digital terkemuka di dunia,” tambahnya.

 

Selain investasi pendanaan dari Mastercard, Digiasia juga akan memperoleh manfaat akses penggunaan jaringan perbankan dan bisnis, serta pakar keamanan siber dari salah satu perusahaan teknologi pembayaran terbesar di dunia.

 

“Inklusi keuangan lebih dari sekedar kemampuan orang untuk bertransaksi melalui aplikasi atau melakukan pembelian secara online, namun lebih kepada menemukan mekanisme sederhana yang memperluas kesempatan ekonomi, sehingga semua orang dari semua tingkatan masyarakat dapat menikmati modernisasi ekonomi digital,” ungkap Safdar Khan, Division President, Southeast Asia Emerging Markets, Mastercard.

 

Mastercard sangat berkomitmen dalam membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai berbagai tujuan finansial mereka.

 

“Untuk itu, keputusan untuk bekerja sama dengan Digiasia, yang memiliki berbagai layanan keuangan akan semakin memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia,” paparnya.

 

Membantu masyarakat Indonesia untuk memainkan peran lebih besar dalam ekonomi negara telah menjadi komitmen jangka panjang Mastercard.

 

Selain bekerja dengan perusahaan fintech berkembang seperti Digiasia, Mastercard juga tengah menjalankan program Mastercard Academy 2.0 sejak tahun 2019 lalu, yaitu sebuah program yang bertujuan mendorong inklusi keuangan dengan cara memberikan pengetahuan dan keterampilan digital yang bermanfaat kepada berbagai segmen populasi di Indonesia. * (Muh/Syam)