Catatan Ayi Putri Tjakrawedana (Bagian 1 dari 2 tulisan)

Sudah lazim bila seseorang berkomitmen untuk maju, maka tak ada kata lain selain tak berhenti. Maju berarti tak berhenti. Dan untuk maju haruslah memiliki timeline dan target.

Terkadang padatnya jadwal dan berbagai laporan yang harus saya buat menunda rekam jejak yang harus saya tuangkan dalam tulisan dan gambar. Namun, semaksimal mungkin segala bentuk aktivitas atau kegiatan tetaplah terekam.

Berikut dua tulisan yang merupakan catatan perjalanan menutup akhir tahun 2012 dari saya yang kiranya dapat menambah khasanah dan juga memberi hiburan secara visual. Tulisan pertama bertema “Komunitas Cinta Banyumas Cilacap”, dan tulisan kedua yaitu “Baturraden Festival Grebeg Suro pada 2 Desember 2012”. Enjoy reading…..

Komunitas Cinta Banyumas Cilacap

 

Terlahir sebagai keturunan darah Banyumas telah membuat saya kembali ke ‘akar’. Berpuluh tahun saya lahir di Jakarta dan menetap antara lain di Bali telah membentuk saya menjadi sosok produk ibu kota atau manusia Internasional.

Namun, pada akhirnya kesadaran dan kepedulian sayalah yang membawa saya untuk memulai, melihat, memahami dan mencintai tanah leluhur tempat ayah lahir dan besar, Banyumas dan Cilacap.

Tanggal 24 April 2012 setelah tiga kali sebelumnya saya ke Banyumas, akhirnya saya memutuskan mendirikan komunitas yang saya beri nama Komunitas Cinta Bayumas Cilacap atau disingkat KCBC.

Tujuan KCBC adalah untuk menyatukan warga Banyumas dan Cilacap. Menyatukan dalam arti, mengajak anggotanya untuk bersilaturahim dan melakukan kegiatan positif yang saling memajukan satu sama lainnya apakah dalam bentuk sosial semata maupun bisnis atau networking.

Sejak April berdiri, anggota belum pernah berkumpul dalam sebuah pertemuan atau kopi darat. Kami hanya berkomunikasi via jejaring sosial yang kami beri nama sama yaitu KCBC. Maka pada tanggal 15 Juli 2012 KCBC mengadakan pertemuan silaturahim di Purwokerto yang termasuk wilayah Banyumas.

Pertemuan ini sekaligus menjadi peresmian berdirinya KCBC. Kini anggota KCBC jumlahnya ratusan. Setiap hari bertambah dan saling berbagi informasi positif.

Wadah KCBC kedepan akan menjadi semacam koperasi atau yayasan. Dimana akan lebih fokus dan dapat berbuat lebih banyak lagi untuk para anggotanya, juga bagi masyarakat Banyumas Cilacap pada umumnya.

Banyak yang mempertanyakan apakah komunitas ini dipengaruhi oleh keberadaan saya sebagai aktivis partai politik. Untuk itu saya tekankan, KCBC akan terus tetap ada apakah saya masih ataupun tidak di partai politik. Karena KCBC lahir tidak semata untuk kepentingan politik.

KCBC membuka keanggotaan bagi siapa saja warga yang berdomisili di Banyumas dan Cilacap tanpa batasan usia dan status. Mari bergabung dan berbuat positif bagi Banyumas dan Cilacap tanpa ragu akan adanya unsur politis.

Bagi saya, untuk berbuat baik bagi sesama memiliki banyak cara dan jalan. Dan saya memilih KCBC untuk memajukan Bayumas dan Cilacap.

KCBC, milik Banyumas dan Cilacap. Milik warga yang berjiwa Satria, milik warga yang peduli nasib di masa yang akan datang Banyumas dan Cilacap.

Maju bersama KCBC ! * (Ayi Putri Tjakrawedana, Ketua Srikandi HANURA)