Oleh : Oryza

Jakarta, MediaProfesi.com Diramalkan bakal terjadi persaingan ketat antar para pembalap profesional di ajang balap Honda Jazz Speed Challenge 8 (HJSC 8) yang telah memasuki paruh kedua musim balap.

Seri keempat HJSC 8 akan digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada hari Minggu besok, 29 September 2013. Dan para pembalap akan saling adu strategi, dan kekompakan tim dalam mempersiapkan kendaraannya guna memenangkan pertandingan di lapangan.

Dari tiga seri di paruh musim pertama yang sudah berjalan menyuguhkan balapan yang seru, dimana para pembalap profesional bersaing ketat memperebutkan gelar juara, kata Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Purna Jual PT Honda Prospect Motor.

Hingga seri ketiga lalu, pimpinan klasemen sementara HJSC 8 kelas Master masih dipegang oleh Haridarma Manoppo (Privateer) dengan 38 poin, menyusul di belakangnya Fitra Eri (Honda Bandung Center RT) dengan 36 poin, dan Sunny TS (Bintang Sobo GT Radial RT) di tempat ketiga dengan 32 poin.

Pada seri lalu, Fitra Eri (Honda Bandung Center RT) berhasil menyentuh garis finis pertama pada balapan yang berlangsung sebanyak 12 putaran tersebut, diikuti oleh Rio Saputro (Honda Racing Indonesia), di tempat kedua, dan Sunny TS (Bintang Sobo GT Radial RT) di tempat ketiga.

Sementara untuk kelas Rising Star, pimpinan klasemen masih dipegang oleh Rudy Sumawiganda (Bintang Sobo GT Radial RT) yang unggul jauh dengan 45 poin, diikuti oleh Bilal Hadiyanto (B2T Racing Team) dengan 24 poin, dan Clio Tjonnadi (Privateer) dengan 22 poin.

Sementara pada balapan seri lalu, balapan berhasil dimenangkan oleh Rudy Sumawiganda, diikuti oleh Clio C. Tjonnadi di posisi kedua, dan Ryan Haryanto di posisi ketiga.

Di kelas Promotion, pimpinan klasemen masih dipegang oleh David Kartawidjaja (Bintang Sobo GT Radial RT) dengan 45 poin, disusul oleh Gusti Anom (Lupromax Racing Team) dengan 36 poin, dan Gaung Satrio (Speed Freaks Alliance) dengan 20 poin. Pada balapan seri lalu berhasil dimenangi oleh David Kartawijaya (Bintang Sobo GT Radial RT), diikuti oleh Gusti Anom (Lupromax Racing Team) di tempat kedua.

Ditambahkannya, persaingan para pembalap profesional terlihat sangat jelas di setiap serinya hingga memasuki paruh musim kedua ini. Tidak hanya dari aksi saling susul di trek, tapi kompetisi di setiap kelas pun semakin kompetitif mengingat balapan sudah memasuki paruh kedua, dimana ini penting bagi para pembalap.

Hal ini tentu juga didukung dari performa para pembalap profesional muda yang menggunakan mobil Honda Jazz sebagai andalan mereka, jelasnya.

Pada hari yang sama digelar juga ajang balap paling bergengsi di Indonesia yaitu Indonesian Super Production seri keempat di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, Minggu 29 September 2013. Pada balapan seri lalu, Tim Honda Racing Indonesia berhasil meraih finis 1-2.

Rio Saputro yang start dari posisi terdepan berhasil mengamankan posisi Super Pole nya dari kejaran para pembalap di belakangnya.

Sementara itu, Alvin Bahar yang start dari posisi keempat berhasil mendahului Sunny TS dan Fitra Eri hingga akhirnya ia mampu finis di posisi kedua, sementara di tempat ketiga berhasil ditempati oleh Haridarma Manopo (Privateer).

Klasemen sementara ISP 2013 dipegang oleh Sunny TS (Bintang Sobo GT Radial RT) dengan 37 poin, diikuti oleh Haridarma Manoppo dengan selisih satu poin saja di tempat kedua, dan Rio Saputro (Honda Racing Indonesia) dengan 28 poin di tempat ketiga. * (Ory/Syam)