Oleh : Syamhudi

 

Jakarta, Mediaprofesi.com - Shaburi & Kintan Buffet sebagai salah satu merek restoran waralaba di bawah Boga Grup mengumumkan secara resmi mengantongi sertifikasi halal dari LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 

Shaburi & Kintan Buffet dinyatakan layak mendapatkan sertifikasi tersebut pada 22 Mei 2019 setelah lolos semua tahapan uji yang diamanatkan oleh LPPOM MUI, sehingga semua produk makanan dan minuman, maupun segala proses pemilihan bahan baku, pengolahan, dan penyajian makanannya aman untuk dikonsumsi oleh konsumen terutama yang beragama Islam.

 

Kusnadi Rahardja, President Director Boga Group mengatakan, dengan perolehan sertifikasi halal ini, Shaburi & Kintan Buffet ingin menyampaikan komitmennya terhadap produksi dan penyajian produk serta pengalaman santap yang halal, berkualitas tinggi serta aman dikonsumsi oleh semua pelanggannya.

 

Menurut Kusnadi, selain itu merupakan salah satu kewajiban bagi Shaburi & Kintan Buffet, sebagai pemegang lisensi waralaba yang hadir di Indonesia untuk selalu patuh terhadap segala regulasi persyaratan keamanan pangan, persyaratan sertifikasi halal LPPOM MUI dan perundang-undangan yang berlaku, utamanya UU nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

 

Shaburi dan Kintan Buffet saat ini merupakan restoran Shabu Shabu dan Yakiniku terbesar di Indonesia dan terus berkembang. Shaburi adalah restoran all you can eat shabu shabu dengan konsep “one pot style” pertama di Indonesia, dengan tujuan supaya pelanggan dapat bebas menikmati shabu shabu masing-masing sesuai selera.

 

Sedangkan Kintan Buffet adalah restaurant yakiniku all you can eat yang menyediakan teknologi smoke-less roaster (panggangan bebas asap) dengan pilihan daging dan menu yang beragam untuk menjamin kepuasan pelanggan.

 

Kelebihan kedua brand ini adalah konsep di mana pelanggan bisa memasak sesuai selera, sekaligus menjadi chef untuk makanannya sendiri.

 

Sekarang Shaburi & Kintan Buffet sudah berkembang dan memiliki 59 outlet di Indonesia (Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makasar, Batam); dan juga mempunyai beberapa outlet di negara lain seperti Singapura, Kamboja, Taiwan, dan Filipina.

 

“Jaminan Produk Halal mendesak untuk segera diberlakukan karena semakin banyak gerai makanan dan minuman asing masuk ke Indonesia yang belum jelas kehalalannya,” tutur Lukmanul Hakim, Direktur LPPOM MUI.

 

Lukman menyatakan, ini sangat disayangkan karena pemilik restoran itu adalah orang Indonesia. Ketentuan ini seharusnya diterapkan secara ketat untuk melindungi pelaku usaha nasional dan kepentingan untuk melindungi konsumen.

 

“Kami sangat mengapresiasi Boga Group dalam hal ini Shaburi & Kintan Buffet yang telah berkomitmen untuk menjalankan semua tahapan dan proses sertifikasi halal yang kami berikan secara resmi hari ini,” jelas Lukman.

 

Konsep halal yang bersumber dari Islam telah menjadi trend global, bahkan menjadi prioritas kebijakan dalam aktivitas ekonomi di berbagai negara. Era Revolusi Industri generasi keempat ini ditandai dengan munculnya otomatisasi dan digitalisasi dalam berbagai aktivitas manusia.

 

Dalam hal ini, halal juga termasuk kedalam bagian dari perkembangan global yang sangat penting bagi manusia. * (Syam)