Oleh : Hidayat

Jakarta, MediaProfesi.com - Kapolda Kalimantan Timur beserta Muspida Kaltim dan Muspida Kaltara menggelar pemusanahan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 20 Kg hasil dari penangkapan yang dilakukan baru-baru ini bertempat di halaman Mapolda Kaltim, Senin (25/7/2016).

"Barang bukti yang didapat menunjukkan bahwa Provinsi Kalimantan Timur merupakan jalur penting yang dilalui para pengedar barang haram tersebut yang berasal dari negara tetangga yaitu Malaysia," kata Kalpolda Kaltim, Irjen Pol. Syafarudin dalam keterangan resminya kepada MediaProfesi.com (25/7/2016) di Jakarta.

Menurutnya, hasil penyitaan barang bukti tersebut adalah bukti kerjasama antara pihak kepolisian, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltim dan aparat TNI.

Sementara itu, Gerakan Anti Narkotika Nasional (Gannas) yang turut serta memusnahkan barang bukti narkoba tersebut memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak aparat yang telah berhasil menangkap 20 kg narkotika jenis sabu.

Penangkapan terjadi di jalan Poros Bengalon, Muara Mahau, Desa Sepaso Selatan, Kutai Timur yang disembunyikan di dalam jerigen bekas yang telah dijahit bagian bawahnya untuk mengelabuhi petugas itu merupakan modus operandi baru yang dilakukan oleh bandar narkoba.

"Gannas juga sangat prihatin dengan tingginya pemakaian narkoba di wilayah Kaltim yang saat ini menduduki peringkat Ke-3 di tingkat nasional, untuk itu diperlukan kerjasama yang komprehensif antara semua pihak dalam menanggulangi masalah penyalahgunaan narkoba di Provinsi Kalimantan Timur," Kata Diana Yusdiana, Ketua DPW GANNAS (Gerakan Anti Narkotika Nasional) kaltim.

Untuk itulah, Lanjut Diana, Diperlukan Peran serta masyarakat dan meningkatkan kepedulian serta diseminasi informasi yang menyeluruh kepada generasi muda agar menjauhi barang haram yang akan merusak masa depannya.

Pemusnahan barang bukti tersebut juga dilakukan bersama Gubernur Kaltim, Pandam VI Mulawarman, Kejati Kaltim, BNNK Balikpapan, BNNK Samarinda, DPRD dan Ormas FOKAN BNNP. * (Hid/Syam)