Oleh : Syamhudi

Jakarta, MediaProfesi.com - Citilink, Unit Usaha Strategis (SBU) dari PT. Garuda Indonesia, Tbk, yang memberikan jasa penerbangan berbiaya murah (LCC), selalu membuktikan dan mempertahankan pelayanan terbaik terhadap konsumen dengan mengutamakan keterbukaan informasi kepada pelanggan.

Berdasarkan pengamatan petugas bandara tercatat adanya 20% peningkatan lalu lintas udara di bandara Soekarno Hatta selama masa liburan panjang mulai tanggal 17 sampai 20 Mei 2012.

Kenaikan volume lalu lintas udara ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan total 14 pesawat dari beberapa perusahan penerbangan mengalami pengaturan ulang terhadap jadwal penerbangannya.

“Kami mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi di beberapa penerbangan Citilink di tgl 16 dan 17 Mei ini. Hal ini disebabkan permasalahan teknis sehingga dibutuhkan penggantian komponen pada1 (satu) pesawat Citilink,” kata Aristo Kristandyo, Senior Marketing and Communication Manager,Citilink dalam siaran persnya kepada MediaProfesi.com (20/5/2012).

Aristo Menjelaskan, keterlambatan yang disebabkan masalah teknis tersebut, semata kami sangat mengutamakan keselamatan transportasi selama liburan panjang ini, sesuai dengan salah satu butir persyaratan utama dalam standar keselamatan penerbangan yang berlaku.

“Hal ini merupakan komitmen kami dalam mengutamakan keselamatan penerbangan sesuai dengan prosedur yang berlaku di dunia penerbangan, sehingga tidak bisa ditawar lagi,” tegasnya.

Seperti diberitakan, terdapat beberapa keberangkatan yang tertunda pada tanggal 17 Mei 2012. Mengenai hal ini, pihak Citilink telah berusaha semaksimal mungkin menghubungi para penumpang dan menginformasikan penundaan dan rotasi jadwal penerbangan ini sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Rotasi jadwal ini adalah hal yang tidak diharapkan, namun terpaksa dilakukan demi keselamatan, keamanan serta memperkecil kemungkinan keterlambatan jadwal penerbangan bagi penumpang dalam menjalani liburan panjangnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Citilink terhadap pelayanan pelanggan serta sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 77 Tahun 2011 yang diperbaharui dengan Permenhub No. 92 Tahun 2011, maka atas penundaan penerbangan ini, Citilink menyediakan alternatif solusi kepada penumpang dari perpindahan pesawat hingga pemberian kompensasi terhadap penumpang sesuai dengan perundangan yang berlaku. Semua ini akan dilaksanakan dengan konsisten dalam upaya peningkatan pelayanan dan kepuasan konsumen Citilink. * (Syam)