Oleh : Syamhudi

 

Jakarta, MediaProfesi.com – Tak terasa waktu terus berjalan, kini tinggal 3 bulan lagi pameran dagang internasional Achema 2018 siap digelar selama lima hari, yaitu mulai 11-15 Juni 2018, di Frankfurt, Jerman.

 

Pameran besutan Dechema Ausstellungs GmbH bakal memamerkan proses industri yang mencakup spectrum bioteknologi untuk kimia,produksi fleksibel dan logistic kimia dan farmasi.

 

Event yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali tersebut digadang akan menampilkan perkembangan teknologi dan inovasi terkini, yaitu revolusi industri 4.0 sektor industri kimia.

 

Pameran Achema 2018 itu sendiri akan diikui lebih dari 3.600 perusahaan dari 56 negara di dunia dan ditargetkan akan dihadiri tidak kurang dari 166.000 pengunjung dari belahan dunia.


“Pameran Achema yang diselenggarakan Dechema Ausstellungs GmbH ini sangat penting bagi pengusaha Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono dalam jumpa pers hari Senin (19/3/2018) di Jakarta.


Sigit menyebut, pameran dagang internasional Achema 2018 sangat penting bagi pengusaha Indonesia dalam rangka mencari referensi perkembangan industri proses ini. Apalagi di pameran ini akan ditampilkan inovasi teknologi terkini,yaitu revolusi industri 4,0 yang berhubungan efisiensi dan pemanfaatan Internet of Things (IoT).


Bahlan secara tegas dia menambahkan, pameran ini dinilai penting untuk mencari informasi terkini berbagai sektor industri seperti kimia, farmasi, tekstil dan pakaian jadi.


Sementara CEO Dechema Ausstellungs GmbH, Thomas Scheuring mengatakan, pameran Achema selalu diikuti perusahaan dan pengunjung potensial. Selain itu juga pameran ini menjadi ajang tukar pikiran serta informasi industri terkini.


“Indonesia sebagai negara berkembang dan memiliki sumber alam yang melimpah sangat berpeluang menjadi negara yang maju industrinya. Untuk kemajuan inustri tersebut diperlukan referensi informasi yang bisa didapat salah satunya dari pameran,” paparnya.


Dirinya juga mengundang para pelaku industri di Indonesia untuk dapat mengunjungi acara pameran kali ini, guna dapat menyaksikan secara langsung perkembangan teknologi dalam tiga tahun terakhir sejak pameran 2015 lalu.

 

Karena dia meyakini melalui pameran ini, para pelaku industri dapat menyaksikan dan saling sharing untuk meminta masukan mengenai peralatan industri yang tepat guna yang efisien dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan produksi yang lebih ekonomis. * (Syam)