Oleh : Muhammad

 

Jakarta, Mediaprofesi.com - Fosfor merah adalah aditif flame retardant (retardan api/penghambat nyala) yang terkenal untuk poliamida 66.

 

Namun, senyawa tersebut baru-baru ini mengalami kenaikan harga yang signifikan karena resin dasar poliamida 66 dan fosfor merah menjadi lebih mahal.

 

Akibatnya, perusahaan bahan kimia khusus LANXESS melihat permintaan yang meningkat akan bahan-bahan alternatif berkinerja tinggi berbasis poliamida 6 dan 66 yang menampilkan karakteristik flame retardant dengan cara lain, terutama di industri listrik/elektronik dan IT.

 

“Produk kami mencakup senyawa yang cocok dengan paket flame-retardant bebas halogen yang menunjukkan sifat penghambat nyala yang sama efektifnya dan dalam beberapa kasus bahkan lebih baik. Senyawa poliamida 6 khususnya memiliki rasio kinerja harga yang sangat baik,” jelas Alexander Radeck, Application Developer, unit bisnis High Performance Materials (HPM).

 

Melalui layanan HiAnt, LANXESS membantu pelanggan untuk memenuhi standar yang ditentukan, misalnya, dalam spesifikasi persyaratan dan spesifikasi penerapan ketika mereka beralih bahan.

 

Berpotensi untuk Warna Terang, Tidak Ada Korosi Kontak

Tidak seperti senyawa-senyawa lain yang mengandung fosfor merah, senyawa dari LANXESS dapat diberi warna apa pun, termasuk warna terang.

 

Ini adalah poin yang menguntungkan karena warna merupakan elemen penting dalam desain dan digunakan dalam banyak aplikasi sebagai fitur tanda keselamatan komponen.

 

Kekuatan lainnya dari senyawa ini adalah logam jauh lebih rentan terhadap korosi ketika mereka bersentuhan dengan aditif flame-retardant di lingkungan yang hangat dan lembab. Selain itu, senyawa ini juga lebih mudah ditangani dalam hal kebersihan kerja.

 

Peningkatan Resistensi Pelacakan

Senyawa poliamida 66 dengan mekanisme flame-retardant berbasis fosfor merah biasanya tersedia dengan kandungan serat kaca antara 20-40 persen.

 

Bahan alternatif untuk senyawa dengan kandungan serat kaca sebesar 25 persen di antaranya adalah Durethan AKV25FN04 poliamida 66 dan terutama Durethan BKV25FN04 poliamida 6.

 

Keduanya menunjukkan moduli tarik, kekuatan putus dan perpanjangan putus, serta kekuatan impak dan kepadatan Charpy yang sama. Pada tegangan 600 volt, resistansi pelacakan mereka (indeks pelacakan komparatif CTI A, IEC 60112) agak lebih tinggi.

 

Durethan AKV25FN04 sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan suhu distorsi panas tinggi atau klasifikasi V-0 pada ketebalan spesimen 0,4 milimeter dalam uji bakar (flammability) UL 94 dari organisasi pengujian AS Underwriters Laboratories Inc. (UL).

 

Durethan BKV25FN04 diklasifikasikan di bawah V-0 pada ketebalan spesimen 0,75 milimeter. Kedua senyawa terdaftar sebagai f1 oleh UL (mulai dari 0,75 milimeter).

 

Ini berarti bahwa mereka juga cocok untuk komponen yang akan berada di luar ruangan dan tunduk pada efek air dan radiasi UV, seperti konektor untuk sistem fotovoltaik.

 

Karateristik Flame-Retardant yang Lebih Baik

Senyawa Durethan AKV30FN04 poliamida 66 dan Durethan BKV30FN04 dan BKV45FN04 poliamida 6 merupakan senyawa pengganti yang sangat baik untuk senyawa poliamida 66 yang mengandung tambahan fosfor merah dan kandungan serat kaca sekitar 35 persen.

 

Ketiga bahan mencapai klasifikasi yang lebih baik dalam pengujian UL 94, dan mencapai standar V-0 (0,4 milimeter). Daya tahan termal mereka (indeks suhu relatif, atau RTI) sesuai UL 746B juga lebih tinggi.

 

Dengan penguat serat kaca sebesar 45 persen, Durethan BKV45FN04 memenuhi persyaratan ketat dalam hal kekuatan dan kekakuan.

 

Dengan sifat penghambat nyala yang luar biasa, senyawa ini lulus tes yang disyaratkan oleh standar Eropa DIN EN 45545 untuk proteksi kebakaran pada kendaraan-kendaraan yang berjalan di atas rel dengan Hazard Level 3 tingkat atas.

 

Hal ini berlaku untuk komponen yang tercantum dalam rangkaian persyaratan R22 dan R23, seperti kumparan redam (choke coil).

 

Beberapa senyawa terhalogenasi dari LANXESS juga merupakan alternatif yang cocok dan hemat biaya untuk jenis poliamida 66 dengan paket flame-retardant berbahan dasar fosfor merah.

 

Dua contoh senyawa tersebut adalah Durethan AKV25F30 poliamida 66 dan Durethan BKV25F30 poliamida 6.

 

Keunggulan mereka di antaranya adalah sifat penghambat nyala yang lebih baik, yang salah satunya terbukti dalam pengujian kawat pijar pada produk akhir yang sesuai dengan IEC 60695-2-1 (uji produk akhir kawat pijar/glow-wire end product test, atau GWEPT). * (Muh/Syam)