Oleh : Syamhudi

 

Jakarta, Mediaprofesi.com - PT Roche Indonesia, memberikan informasi tentang berbagai tindakan yang diambil perusahaan untuk membantu Indonesia dapat merespons tantangan dari kondisi krisis ini dengan cepat.

 

“Kami memberikan kontribusi dalam perlawanan global terhadap virus corona melalui produk dan keahlian kami dalam bidang farmasi dan diagnostik,” ujar Dr. Ait-Allah Mejri, Presiden Direktur Roche Indonesia.

 

Mejri menyebut bahwa di seluruh dunia, karyawan kami bekerja tanpa henti untuk mengembangkan, memproduksi, dan memasok tes dan obat-obatan yang paling dibutuhkan.

 

“Di Indonesia, kami bermitra dengan seluruh ekosistem perawatan kesehatan untuk membantu respons nasional menekan dampak COVID-19, dan kami berkomitmen untuk memastikan agar pasien dapat terus menerima obat-obatan dan solusi kami ketika mereka membutuhkannya,” jelasnya.

 

Pengujian Diagnostik Roche “Roche berkomitmen untuk memberikan solusi testing untuk keadaan darurat kesehatan yang paling menantang di dunia, termasuk pandemi COVID-19 yang tengah terjadi.

 

“Di Indonesia, kami bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Kesehatan, laboratorium dan rumah sakit rujukan untuk melakukan pengujian COVID-19 di Indonesia,” ujar Ahmed Hassan, Country Manager Roche Diagnostics Indonesia.

 

Pada tanggal 7 April 2020, Roche Indonesia berhasil mendatangkan instrumen yang diperlukan untuk menjalankan pengujian COVID-19 bernama MagNa Pure dan LightCycler.

 

Ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan otoritas kesehatan Indonesia dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk mengatasi keterbatasan transportasi dan kendala kapasitas. Secara paralel, tim Roche bekerja dengan laboratorium terakreditasi dalam membangun kapasitas untuk diagnosis dan deteksi COVID-19 menggunakan tes molekuler polymerase chain reaction (PCR).

 

Roche telah melakukan instalasi sejumlah instrumen, dan masih akan ada instalasi lainnya. Hal ini akan membantu peningkatan kapasitas tes PCR di laboratorium Indonesia.

o Tes cobas® SARS-CoV-2 untuk mendeteksi virus penyebab penyakit COVID-19 Roche Indonesia meluncurkan pemeriksaan cobas 6800 cobas® SARS-CoV-2 di waktu yang hampir bersamaan dengan peluncuran global. Roche Indonesia mulai mendistribusikan tes ini ke laboratorium yang dapat segera memanfaatkannya seperti rumah sakit Pertamina Jaya yang memiliki kapasitas 1.000 tes per hari.

o Tes serologi Elecsys® Anti-SARS-CoV-2 Tes yang baru saja diumumkan ini dapat mendukung deteksi antibodi terhadap SARS-CoV-2 pada pasien yang telah terpapar virus penyebab COVID-19. Tes ini dapat membantu mengindikasikan jika seseorang telah mendapatkan kekebalan terhadap virus dan membantu memberikan keputusan perawatan/pengobatan. Roche bertujuan agar tes ini dapat tersedia pada pertengahan Mei di negara-negara yang menerima CE (Conformité Européene) mark. Roche secara aktif bekerja sama dengan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk Penggunaan Darurat.

 

Di Indonesia, Roche sedang bekerja sama erat dengan otoritas kesehatan untuk memastikan ketersediaan tes yang cepat secara nasional, ketika tes ini tersedia secara global.

 

Pilihan Perawatan

o Pasokan Actemra® (tocilizumab) untuk infeksi COVID-19 Actemra® (tocilizumab) saat ini belum mendapat persetujuan untuk perawatan klinis pasien rawat inap dengan pneumonia COVID-19 yang parah tetapi komunitas medis Indonesia meminta obat tersebut secara darurat untuk apa yang disebut sebagai penggunaan label di luar indikasi yang ditetapkan (off-label use).

Bekerja sama dengan BPOM dan mengatasi beberapa tantangan pasokan dan logistik, Roche Indonesia telah mampu memberikan produk secara tepat waktu kepada pasien Indonesia pertama dengan pneumonia COVID-19 yang parah. Sejak itu, lebih banyak pasien menerima Actemra® (tocilizumab) ketika mereka membutuhkannya.

Kami memahami bahwa permintaan akan terus muncul selama beberapa minggu mendatang, dan kami terus berkomunikasi dengan otoritas kesehatan untuk m persyaratan yang diperlukan dan memenuhi kebutuhan pasien.

o Pasokan Tamiflu® (oseltamivir) untuk fasilitas kesehatan Tamiflu® (oseltamivir) tidak diindikasikan dalam perawatan klinis infeksi COVID-19 tetapi secara resmi dimasukkan dalam protokol COVID-19 Nasional dan dalam Informatorium Obat COVID-19. Memenuhi harapan Kementerian Kesehatan untuk memasok oseltamivir sementara sampai produksi lokal siap, Roche bekerja sama erat dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mendapatkan sumber produk dengan cepat dari Roche Korea Selatan.

 

Membantu Pasien melalui Program Bantuan Pasien Menyadari tekanan yang ditimbulkan pandemi COVID-19 pada pasien dan penyedia layanan kesehatan di Indonesia, kami meluncurkan Program Bantuan Pasien yang baru. Saat ini kami bekerjasama dengan beberapa rumah sakit swasta dan pemerintah serta dokter untuk membantu setiap pasien melanjutkan pengobatan tanpa gangguan untuk memperpanjang hidup mereka.

 

Upaya Bantuan Kami Roche Indonesia memiliki sejarah panjang dalam mendukung upaya bantuan bencana. Kami telah bekerja dengan rumah sakit pemerintah untuk merespons pandemi COVID-19 dengan memberikan sumbangan substansial berupa APD untuk mendukung para profesional kesehatan yang tengah memerangi epidemi.

 

Sejumlah besar dari sekitar 250 karyawan Roche menyumbangkan waktu dan keterampilan mereka melalui aktivitas sukarela virtual dan kegiatan sukarela lainnya yang aman untuk membantu komunitas layanan kesehatan memenuhi kebutuhan kesehatan terkait COVID-19 yang mendesak. * (Syam)