Oleh : Pratama

Palangka Raya, SMBorneo.com - DPRD Kota Palangka Raya mendesak pihak swasta khususnya industri perhotelan yang sedang tumbuh pesat di wilayah itu untuk memprioritaskan tenaga kerja dari warga setempat.


``Kami mendapat aduan dari warga sekitar lokasi Hotel Luansa yang meminta agar dapat dijadikan karyawan tetap, karena pihak manajemen hotel dianggap tidak pernah melakukan sosialisasi perekrutan tenaga kerja," kata Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Elsanto Harinatalno, belum lama ini.

Pihaknya mengaku telah melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak manajemen hotel dan diharapkan dapat merekrut sekitar 60 persen dari warga lokal.

Selain itu, DPRD Palangka Raya juga meminta karyawan dapat diberikan gaji atau honor sesuai dengan upah minimum Kota Palangka Raya yang berlaku pada saat ini, serta mengikuti ketentuan dan aturan yang diberlakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) kota itu.

Elsanto menambahkan, pihak manajemen hotel hanya bisa menampung enam tenaga kerja yang akan mengisi formasi cleaning service, housekeeping, loundry dan security. Sedangkan terkait desakan 60 persen tenaga lokal pihak manajemen masih mempertimbangkannya.

Anggota Komisi III DPRD Muhammad Faisal menambahkan, terkait masalah pihak hotel tidak melakukan sosialisasi terkait rekrutmen tenaga kerja hal itu tidak benar. Menurutnya, pihak hotel menegaskan sosialisasi perekrutan karyawan itu sudah dilakukan melalui media massa, namun masyarakat setempat tidak ada yang melamar.

``Lamaran yang masuk berdasarkan keterangan pihak hotel hanya berjumlah 19 orang dan rata-rata berasal dari Pulau Jawa," ucapnya.

Pihak hotel juga menjelaskan hanya akan merekrut karyawan biasa, sebab saat ini pihaknya sudah mempunyai satu manajer dan delapan orang kepala bagian yang sebagian berasal dari Kalimantan Tengah.

Senada dengan Faisal, anggota Komisi III yang lain Junaidi menekankan kepada pihak hotel agar memperhatikan aturan ketenagakerjaan yang sesuai dengan ketentuan Disnakertras serta upah minimum kota yang berlaku. (ant/K-3-Kalimantan Post/Syam)