Martapura, KP – Ratusan warga Kelurahan Keraton dan sekitarnya memadati Komplek Pemakaman Maruhum Martapura Kota, guna menghadiri Haul para Sulthan (Raja-Raja Banjar), diantaranya Sulthan Tahlilullah dan Raja Banjar XIII Sulthan Sa’idillah bin Sulthan Inayatullah, Sulthan Tamjidillah Raja Banjar XV serta Sulthan Tahmidillah Raja Banjar XVI yang digelar Sabtu malam (16/1) di Komplek Pemakaman setempat.


Bupati Banjar, Ir Khairul Saleh menegaskan, Sulthan Tahlilullah adalah seorang  sulthan yang alim pada zamannya, beliau membawa Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datu Kalampayan tinggal di istana guna diangkat jadi anak. ``Jadi peranan Sulthan Tahlilullah sangat menentukan kemajuan di Kabupaten Banjar maupun disekitarnya, baik dibidang pemerintahan maupun keagamaan,’’ tandasnya.

Khairul menjelaskan, Sulthan Tamjidillah Raja Banjar ke-XV yang menyekolahkan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari ke Makkah selama 32 tahun, setelah kembali, beliau dikawinkan dengan keponakan Sulthan Tahmidillah, yaitu Ratu Aminah.

``Sulthan-sulthan kita hauli ini, selain alim, juga pada zamannya menerapkan syari’at Islam, dan dalam catatan keluarga (juriat para sulthan) ditemukan suatu tulisan, diantaranya, jika tidak melakukan Shalat Jumat, maka diberi sangsi direndam di dalam sumur, syari’at tersebut sejak masa Sulthan Inayatullah sampai masa Sulthan Tahlilullah,’’ ujarnya.

Sementara, H. Usaran Maksum, dalam laporan panitia peringatan menambahkan,  pelaksanaan haul ini sudah lama direncanakan, karena ini merupakan tanggungjawab dan beban moral, jadi tanggungjawab dilingkungan masyarakat Kelurahan Keraton. ``Mengingat kita tinggal dilingkungan komplek makam para sulthan ini, kita punya kewajiban melaksanakan haul sebagai rasa tanggungjawab dan kecintaan pada para sulthan yang bermakam di Komplek Kuburan Maruhum tersebut,’’ tandasnya.

Dia berharap, kegiatan peringatan haul para sulthan ini bisa terlaksana pada setiap tahun dan dapat dukungan Pemkab, namun sebenarnya haul ini sudah lama dilakukan warga disekitar makam, walau dengan mengadakan acara dirumah-rumah saja.

Adapun haul para sultan tersebut diawali pembacaan syair-syair Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Kelompok Maulid Langgar Al-Fatah dari Kelurahan Keraton serta diakhiri pembacaan tahlil dan doa dipimpin KH. Muhammad Sofyan. (wan/K-5/Kalimantan Post)