Oleh : Pratama

Martapura, SMborneo.com – Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Banjar Ir Khairul Saleh mendapat surprise, ibarat sebuah cita-cita lama yang diidamkan, akhirnya terwujud dream comes true.
Pasalnya desa Lawahan Kecamatan Beruntung Baru memperoleh hasil panen padi melimpah, dari hitungan hasil ubinan oleh mantri tani, diperoleh hasil bersih mencapai 12 ton per hektar, ini didapat dari 15,520 ton per hektar yang sudah dikonversi 20 persen.

Ini terungkap saat Khairul menghadiri panen raya perdana Varietas Padi Cihireng oleh Kelompok Tani ”Mustika Tani” bertempat di desa Lawahan, Bupati sendiri datang bersama unsur muspida, sekdakab, kadis serta beberapa anggota DPRD Banjar.

Khairul menyampaikan, ada 4 kecamatan, yakni Gambut, Sungai Tabuk, Aluh-aluh dan Beruntung Baru yang jadi penyangga ketahanan pangan setempat, dan selama dia jadi bupati, baru di desa Lawahan inilah hasil panennya mampu meniru hasil di pulau Jawa ataupun Gorontalo, yang jadi tolak ukur setiap kali berdialog dengan warga tani.

’’Dari sekian banyak panen raya, paling-paling berkisar 5 hingga 8 ton per hektar’’ ungkapnya.

Menurut Khairul, ini pengalaman pertamanya selama jadi Bupati, salah satu peningkatan ekonomi bidang pertanian yang wajib disyukuri, patut dicontoh daerah lain, atas prestasi ini dia akan lebih memberi perhatian di desa Lawahan.

Kadis Pertanian Banjar Ir Eddy Hasby menambahkan,  sebagian besar karakter sawah di Beruntung Baru merupakan tadah hujan, sehingga hasilnya sangat dipengaruhi iklim.

’’Areal persawahan padi yang dipanen menggunakan pola tanam SAWIT DUPA (sekali me wiwit dua kali panen), ditanam periode Oktober 2009 hingga Maret 2010’’ tandasnya.

Di kabupaten Banjar, sambungnya, satu tahun terakhir mengalami surplus padi sekitar 60 ribu ton, dan Beruntung Baru memberi kontribusinya sekitar 30 persen untuk ketersediaan stok pangan.

’’Guna lebih meningkatkan produksi padi, petani selalu dihimbau menjalankan program tanam/panen 2 kali setahun, dengan pola 100 persen padi lokal semester pertama dan 80 persen padi unggul semester berikutnya, begitu seterusnya’’ katanya.

Ketua KTNA Beruntung Baru HAbdullah Seman mengatakan, panen perdana varietas padi cihireng kali ini berkat bantuan Pemkab berupa bibit unggul, mesin perontok padi (power thresheer) dan alat penyemprot tanaman (hand sprayer), ada pula sokongan pihak sponsor lain, yaitu  PT Sido Muncul berupa pupuk bio organik Herbafarm.

Mengatas namakan seluruh warga tani setempat, Abdullah juga menyatakan keberpihakan dan dukungannya pada Khairul Saleh menjadi Bupati Banjar 2010-2015 mendatang. – (Wan/Kalimantan Post /Syam)