Oleh : Hadi

Banjarmasin, SMborneo.com Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel mengucurkan dana hingga Rp1 miliar lebih untuk menyantuni anak yatim, anak dari keluarga kurang mampu dan kaum masjid, serta panti asuhan di wilayah Kalsel.


``Ini merupakan kepedulian pegawai untuk menyisihkan dana guna membantu anak yatim, kata Direktur Utama BPD Kalsel, H Juni Rifat pada Syukuran dan Sholat Hajat 46 Tahun BPD Kalsel di Masjid Jami Banjarmasin, pekan lalu (18/3) malam di Banjarmasin.

Selain itu, juga sebagai wujud rasa syukur dan kebahagian atas prestasi yang telah dicapai bank milik pemerintah daerah ini, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kalsel.

Menurut Juni, BPD selama ini telah menunjukkan perkembangan yang bagus, bahkan telah dioperasionalkan di kabupaten/kota se Kalsel, baik konvensional maupun BPD Syariah.

``Jadi kita telah menghimpun dana mencapai Rp 4,3 triliun lebih, sehingga keberhasilan ini juga bisa dinikmati mereka yang kurang beruntung, tambahnya.

Untuk itu, karyawan BPB telah menyisihkan dana zakat pegawai, yang dibagikan kepada panti asuhan, anak yatim, kaum masjid maupun anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Kalsel.

Juni mengatakan, santunan yang diberikan di wilayah Kota Banjarmasin diperuntukan bagi 18 panti asuhan yang mendapatkan dana masing-masing Rp10 juta dan 620 orang anak panti asuhan, dimana masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu per orang.

``Kita juga memberikan santunan bagi 80 orang kaum masjid dan 100 orang anak sekolah dari keluarga tidak mampu, yang masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu, ujar Juni.

Diakui, total santunan yang diberikan kepada panti asuhan, anak panti, kaum masjid dan anak kurang mampu di Kota Banjarmasin ini mencapai Rp 508 juta, dan kegiatan serupa juga dilakukan di cabang BPD Kalsel maupun Syariah.

``Santunan yang diberikan bagi panti asuhan, anak panti dan lainnya ini se Kalsel lebih dari Rp1 miliar, tambahnya.

Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin mengatakan, Bank Urang Banua ini mampu menunjukkan prestasi yang menggembirakan, bahkan selalu menjadi bank papan atas di kelasnya.

``Namun bank ini tidak melupakan mereka yang tidak beruntung, dengan menyisihkan dana zakat dan sejenisnya, yang kemudian dibagikan kepada panti asuhan maupun anak panti, kata Rudy Ariffin.

Bahkan kegiatan ini dilakukan setiap tahun, tidak hanya pada peringatan HUT BPD Kalsel, tetapi juga pada bulan Ramadhan untuk berbagi kepada sesama. (lyn/K-5/Kalimantan Post/syam)