Oleh : Syamhudi

Jakarta, MediaProfesi.com - Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang) akan mengusulkan nama-nama tokoh pejuang Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk bisa diberikan gelar pahlawan nasional.

Ketua KBB wilayah Jabodetabek, Ardiansyah Parman mengatakan, sebetulnya yang berhak mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk pemberian gelar pahlawan nasional itu adalah dari pemerintah daerah sendiri.

"Jadi kita selaku warga Banjar yang tinggal di perantauan ini, nanti akan menyurati Pemda dan pihak terkait dengan memberikan beberapa nama putra daerah yang layak untuk diusulkan ke pemerintah pusat supaya bisa diberi gelar pahlawan nasional," kata Ardiansyah dalam acara rapat terbatas pengurus KBB wilayah Jabodetabek di ruang pertemuan Kantor Perwakilan Provinsi Kalsel di Jakarta, hari Jumat (12/2/2016).

Adapun nama yang mencuat ke permukaan dalam rapat terbatas tersebut diantaranya adalah Pangeran Hidayatullah, Pangeran Mohammad Noor, Hj. Asmah Syachruni dan Firmansyah.

Selain beberapa nama yang ada ini, sambung Ardiansyah, kita juga nantinya perlu meminta masukan dari warga Banjar dimana pun berada akan nama-nama tokoh pejuang asal Banjar - Kalsel guna diberikan ke pemda.

Jadi nantinya tidak hanya nama itu saja, bisa saja lebih banyak. Kalau bisa setiap daerah di Kalsel ada nama yang diusulkan untuk diberi gelar pahlawan nasional. Selanjutnya urusan panitia nasional pemberian gelar yang menentukan, ujar Ardiansyah.

Nampaknya perhatian KBB wilayah Jabodetabek ini benar-benar serius untuk mengusulkan nama pejuang Banjar guna bisa diberi gelar pahlawan nasional, pasalnya dalam waktu dekat akan dibentuk panitia khusus (Pansus) yang bertugas untuk mencari informasi dan data yang akurat terkait tokoh yang akan diusulkan.

Sehingga nama tokoh yang diberikan ke pemrintah pusat bisa di proses oleh panitia pemberian gelar nasional dan selanjutnya layak diberikan gelar pahlawan nasional. "Setidaknya pada tahun 2016 ini ada tokoh pejuang asal Banjar yang diberi gelar pahlawan nasional," tegas Ardiansyah.

Ardiansyah dengan nada yang serius menyatakan, kita akan kawal terus pengusulan nama ini oleh pemda kepada pemerintah pusat. Tak hanya cukup sampai disitu saja, kita juga akan kawal di pusat melalui jalur resmi, agar setidaknya diharapkan pada tahun ini sudah bisa terealisir ada tokoh pejuang asal Banjar yang diberi gelar pahlawan nasional.

"Namun, bilamana tidak ada nama yang diusulkan oleh pemda pada tahun ini. Tentu kita akan terus menyurati pemda agar tahun depan bisa diusulkan. Kita akan terus kawal," tutupnya. * (Syam)