Oleh : Wahyu

 

Jakarta, MediaProfesi.com - Menjelang Pilkada Serentak 2017 aplikasi Qlue hadirkan label Laporan Pilkada. Label ini diluncurkan dalam rangka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menerapakan demokrasi yang bersih.

 

Masyarakat bisa mulai melaporkan pelanggaran-pelanggaran kampanye yang ditemui di sekitarnya, dengan demikian akan tercipta sebuah peta persebaran pelanggaran selama Pilkada Serentak berlangsung.

 

“Kami dari Qlue sangat antusias menyambut pesta demokrasi di masa Pilkada Serentak 2017, harapannya semua pihak turut mengawal jalannya PIlkada dengan tertib dan aman,” kata Elita Yunanda, Marketing Manager Qlue Indonesia dalam keterangan resminya kepada MediaProfesi.com (12/2/2017).

 

Untuk itulah, ujar Elita, kami meluncurkan Label Laporan Pilkada ini, fokusnya lebih ke bersama memantau persebaran pelanggaran yang terjadi dan harapannya dapat menjadi sebuah bahan evaluasi baik untuk paslon, penyelanggara ataupun warga.

 

“Dirilis sekitar satu minggu, tercatat puluhan Laporan dengan Label Pilkada masuk melalui aplikasi Qlue dan didominasi oleh pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK),” tambahnya.

 

Dari segi wilayah kota, 47,8% laporan pelanggaran berada di Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat memiliki presentase yang sama yaitu 17,4%, sementara 13% laporan berasal dari Jakarta Timur dan 4,3% dari Jakarta Pusat.

 

Qlue menyatakan solusi teknologi yang mereka ciptakan ini sulit untuk berfungsi maksimal tanpa peran aktif warga dan pihak yang terkait.

 

Dia berharap masyarakat di seluruh kota di Indonesia bisa aktif dan memanfaatkan dengan maksimal apa yang telah kami ciptakan, warga dapat mengunjungi blog kami di blog.beraniberubah.id untuk mengetahui beberapa peraturan Pilkada merujuk pada Undang-Undang No 10 Tahun 2016.

 

“Setelah mengetahui peraturannya, diharapkan masyarakat bisa mulai aktif melaporkan pelanggaran-pelanggaran pilkada dengan cara mendownload aplikasi kami di Play Store dan iOS.” tutup Elita. * (Wah/Syam)