Oleh : Domery Alpacino

Jakarta, MediaProfesi.com - Nur Suprianto yang akrab disapa warga Bekasi dengan singkatan NSP, ini berdasarkan pleno KPU Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada April 2014, kembali terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) mewakili daerah pemilihan (dapil) Jabar VI (Kota Bekasi-Depok) untuk kedua kalinya.

NSP yang menjabat sekretaris DPW PKS Jabar dan Wakil Ketua DPRD Jabar ini, terpilih dengan meraih suara terbanyak di antara semua calon legislatif (caleg) yang ada di dapilnya, yaitu sebesar 72.795 suara.

NSP lahir di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, pada 8 April 1965. NSP menikah dengan Dra. Ida Rustini Idrus. Saat ini ia dikaruniai empat putra dan satu putri. Menyelesaikan pendidikannya sejak SD, SMP dan SMA di Slawi, Tegal, sebuah kota kabupaten yang terkenal dengan industri tehnya yang ternama di nusantara.

"Sejak kecil saya aktif di organisasi, seperti Osis, Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR). Saat SMA, saya aktif di organisasi Pelajar Islam Indonesia dan OSIS. Saya sering jadi pengerek pengibar bendera juga," kenang NSP.


NSP menyelesaikan sarjana strata satu (S-1) di IKIP Jakarta, Jurusan Teknik Elektronika. Sementara ia menyelesaikan S2-nya di bidang Magister Manajemen di STIE IPWI Jakarta. Dan, pada 2016 lalu, NSP menyandang gelar doktor bidang bisnis manajemen dari Universitas Pasundan, Bandung.


NSP juga berpengalaman di bidang wirausaha. Bersama rekan-rekan lainnya, ia mendirikan Perusahaan di bidang teknologi informasi di bawah PT Citasindo Saranatama Informatika pada 1987 hingga 1993. Sejak 2003 hingga sekarang NSP menjabat sebagai Direktur PT. Madani Berkah Mandiri.


Tak hanya piawai di bidang wirausaha. Ia juga piawai di bidang pendidikan. Pada 1994 hingga 2003 NSP bergabung di Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, sebagai dosen Teknik Elektro.


Aktivitas lainnya, sejak 1986 atau semasa kuliah, NSP bersama teman-teman lainnya aktif di bidang dakwah. Dari sinilah pada 1999 mereka bergabung ke dalam partai politik PKS. Pada tahun awal terjun ke politik, ia langsung ditunjuk sebagai Ketua DPD PKS Kota Bekasi hingga 2001.


Pada pilkada 1999, menghantarkannya sebagai anggota DPRD Kota Bekasi periode 1999 hingga 2004. Pada 2001 hingga 2005 NSP mendapat amanat sebagai ketua bidang organisasi DPW PKS Provinsi Jabar sekaligus merangkap sebagai ketua Daerah Dan Dewan Dakwah DPW PKS Provinsi Jabar yang membawahi kota Bekasi Depok.


Pada 2005 NSP diangkat sebagai ketua bidang kebijakan publik Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Jabar hingga 2010.


Pada 2010, melalui Musyawarah ketiga (Muswil) PKS Jabar, NSP terpilih sebagai Sekretaris Umum DPW PKS Jabar hingga 2015.


Dalam Pilkada 2004, NSP kembali diusung PKS dan terpilih sebagai Anggota DPRD Tk.II periode 2004-2009. NSP sekaligus mengemban Ketua Komisi E (bidang kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan) hingga masa tugas berakhir.


Pada pilkada 2009 NSP terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jabar periode 2009-2014. Ia kemudian terpilih sebagai Pimpinan DPRD (Wakil Ketua DPRD) Provinsi Jabar.


Karena kegigihan dan komitmennya sebagai pelayan ummat (khadimatul ummah), DPW PKS Jabar mencalonkan kembali sebagai Caleg DPRD Tk. I Jabar dapil Kota Bekasi dan Kota Depok, dengan nomor urut pertama untuk periode 2014-2019. NSP terpilih dengan suara terbanyak. * (Dom/Syam)