Oleh : Yudi

Jakarta, MediaProfesi.com - Walau cuaca mendung, namun tak menyurutkan anak-anak bersama orang tuanya berpartisipasi dalam acara khitanan massal gratis yang dilaksanakan Masjid Al-Hidayah di Perumahan Kementerian Keuangan, Jl. RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan.

Mereka mulai berdatangan sejak pukul 07.00 WIB pagi, padahal acara pembukaan baru di mulai pukul 08.30 WIB dan mereka langsung menuju ke meja panitia untuk mendaftarkan diri. Tampak raut wajah mereka terpancar gembira.

Kegiatan sosial khitanan massal gratis ini diselenggarakan Lembaga Dakwah Al-Ikhlas Alumni Pendidikan Muballigh Al-Azhar Jakarta bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran UI dan Pengurus Masjid Al-Hidayah. Terdapat sebanyak 50 orang anak yang di khitan dan mereka berasal dari daerah Jakarta, Depok, dan Tangerang.

Ketua Umum Lembaga Dakwah Al-Ikhlas Alumni Pendidikan Muballigh Al-Azhar Jakarta, Hj. DR. Dr. Saharawati Mahmouddin, Sp.P, FCCP mengatakan, berdasarkan tradisi masyarakat muslim di Timur Tengah bahwa anak dalam usia 7 tahun sudah dilakukan khitan.

"Ditinjau dari sisi medis, fungsi khitan diantaranya mencegah terjadinya kanker penis pada kelamin pria," tambah Hj. DR. Dr. Saharawati dalam kata sambutannya, hari ini, Sabtu (29/12/2012) di Jakarta.

Menurutnya, tujuan di khitan selain untuk kesehatan, juga sebagai syiar dari agama Islam, dimana membedakan muslim dan non muslim. Karena khitan merupakan wajib hukumnya bagi lelaki yang beragama Islam.

Ketua Panitia Pelaksana khitanan massal, Hj. Ditaningsih Riyoko menjelaskan konsep pelaksanaan khitanan massal kali ini bertujuan supaya anak tetap sehat, menjadi anak soleh dan juga anak yang pandai dalam pendidikan di sekolah.

Hal tersebut bisa dilihat dari sisi makna khitan itu lambang sehat, kemudian dari bingkisan yang kami berikan juga bermakna seperti alat perangkat sholat serta Al Quran dan terjemah, diharapkan rajin sholat dan pandai mengaji serta dapat memahami kandungan isi Al Quran.

Selain itu setiap anak juga diberikan uang dengan harapan pandai menabung, dan tas sekolah melambangkan rajin sekolah dan belajar agar menjadi anak yang pintar.

"Kami juga berikan setiap anak sertifikat resmi yang ditandatangani dokter dan foto kenangan setelah di sunat, tentunya sertifikat foto khusus setiap anak ini adalah kami yang pertama melaksanakan," papar Hj. Ditaningsih Riyoko dengan bangga dapat menyelenggarakan kegiatan khitanan massal gratis dengan sukses. * (Yud/Syam)