Oleh : Pratama

Jakarta, MediaProfesi.com - Penderita kanker di Indonesia kian hari kian bertambah. Persoalan ini tentu bukan masalah sepele, karena selain berbiaya mahal, juga penderita bisa berujung pada kematian.

Data dari WHO (World Health Organization) menunjukkan di Indonesia tahun 2016 jumlah pengidap 17.800.000 juta jiwa dan di tahun 2017 21.700.000 jiwa. Berarti dalam kurun satu tahun bertambah 3.900.000 juta.

Menyikapi hal itu SAYA CINTA INDONESIA (SCI) forum community mengadakan Seminar "Spirit for Cancer Survivor and Healthy Lifestyle" bekerjasama dengan FX Mall Sudirman Jakarta.

Tentu tidak sembarang seminar sebagaimana kegiatan seminar kanker yang sering dilakukan. Seminar kali ini digelar juga sekaligus untuk dapat berkonsultasi dengan para dokter yang juga menjadi pemapar atau pembicara.

Acara diselenggarakan secara berangkai dimulai tanggal 16 sebagai pembuka. Dilanjutkan pada 20, 26 dan 27 Agustus 2017.

Dokter Mulyono dari St. Stamford Modern Cancer Hospital pada sesi acara 20 Agustus memaparkan secara rinci apa dan mengapa kanker bisa terjadi.

Termasuk juga perawatan, tanda-tanda serta penanganan kanker mulai dari stadium dini hingga lanjut. Rumah Sakit St Stamford Modern Cancer Hospital merupakan rumah sakit yang berada di Guangzhou China yang merupakan rumah sakit khusus terlengkap dan modern dengan teknik-teknik yang tidak didapati rumah sakit lainnya.

"Penderita kanker bahkan hingga stadium akut banyak yang menjadi pasien kita dan sudah terbukti mereka puas dengan pelayanan dan penanganan dari rumah sakit kami," tukas dokter Mulyono.

Tindakan medis yang terdapat di St Stamford Modern Cancer Hospital terdiri dari beragam jenis tidak hanya penanganan secara chemo therapy dan biopsi.

"Ada beberapa teknik dalam menangani cancer dan semua tindakan medis sangat modern lengkap dan terpercaya," jelas dokter Mulyono.

Di acara yang sama peserta dapat berbagi impian, semangat dan pengalaman, ORTE (Ogun Roads to Everest) memberikan santapan batin melalui bincang-bincang dengan Ogun "Muhamad Gunawan" yang juga merupakan salah seorang cancer survivor Nasofaring stadium 4 yang memiliki impian untuk mencapai gunung tertinggi di dunia Mount Everest di tahun 2018 mendatang.

Ogun adalah salah satu contoh nyata dan patut dipuji mengingat satu-satunya "obat" yang bisa dilakukan oleh si penderita cancer adalah tetap mempunyai mental kuat untuk mengalahkan rasa sakit itu sendiri.

Acara juga dihadiri oleh Yudi Latif selaku Ketua Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila. Dimana UKP PIP dalam rangka HUT RI 72 memberikan penghargaan kepada 72 orang yang dianggap memberikan inspirasi serta kontribusi nyata untuk negeri. Ogun adalah salah satu penerima penghargaan tersebut.

Sebagai penutup rangakain acara di tanggal 20 Agustus 2017, peserta mendapatkan pelatihan "Explore Life Support (Wilderness Medicine) Special Tropical" oleh Dokter M. Iqbal dari Taruna Life Support mengenai bagaimana melakukan pertolongan pertama di alam bebas. Dokter Iqbal selaku tenaga medis di Taruna Hospital memberikan pelatihan kepada peserta yang ingin mengikuti kelas praktis.

Sepanjang acara, peserta juga dapat mencicipi minuman sehat asupan nutrisi untuk penyandang kanker maupun pencinta gaya hidup sehat, "Nutrican" yang di produksi PT. Kalbe Farma, Tbk.

Pada rangkaian acara selanjutnya yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 dan 27 Agustus 2017 mendatang dokter dan para ahli dari PT. Kalbe Farma, Tbk akan membahas materi mengenai nutrisi bagi penderita kanker serta bagaimana menjaga pola makan yang sehat.

Pola hidup yang sehat merupakan kunci untuk dapat menjalankan,menikmati serta berprestasi dalam hidup kita. Jangan tunggu sakit, cegah dan jaga pola makan tidur serta sikap mental agar kita terbebas dari penyakit.

Bagi pembaca SAYA CINTA INDONESIA yang ingin hadir acara "Spirit for Cancer Survivor and Healthy Lifestyle" di FX Mall lantai 3 Sudirman, dapat mendaftar ke 081288340318 (Vaya) tanpa dipungut biaya apa pun.

Yuk kita mulai menata pola hidup sehat ! * (Pra/Syam)