Oleh : Pratama

Jakarta, MediaProfesi.com - Upaya meningkatkan angka partisipasi mahasiswa di Indonesia, khususnya dalam bidang teknik dan terapan ditunjukkan Institut Teknologi dan Sains Bandung melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI).

 

“Nota kesepahaman ini memberikan jalan bagi para siswa sekolah menengah atas dan kejuruan untuk bergabung dalam Program Akademik Perencanaan dan Pengelolaan Kawasan Industri,” kata Rektor ITSB, Ari Darmawan Pasek setelah melakukan penandatanganan di Plaza Sinar Mas Land.


Menurutnya, kerja sama berbentuk penyelenggaraan pendidikan beserta penyediaan beasiswa ini dapat membantu meningkatkan ketersediaan tenaga ahli, baik dari sisi jumlah maupun kualitas yang akan sangat dibutuhkan dalam pengembangan serta pembangunan kawasan industri.

 

“Kami berharap mekanisme ini dapat menjaring potensi yang ada di masyarakat dan mengarahkannya menjadi tenaga ahli berdaya saing, hingga ke lingkup regional,” ujarnya.

 

ITSB menurut Ari akan memperluas model kerja sama pendidikan semacam ini dengan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk lembaga lain yang sejalan dengan visi ITSB.


Sementara Ketua Umum HKI, Sanny Iskandar menyatakan, kebijakan pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 3 tahun 2015 tentang Perindustrian yang mewajibkan perusahaan untuk bergabung ke dalam kawasan industri mendorong pembangunan secara masif kawasan industri di berbagai provinsi.

 

“Di satu sisi, pemerintah dan sektor industri ingin bergerak cepat, tapi di sisi lain, terdapat standar berikut kualitas yang harus terjaga. Keberadaan program ini akan memastikan ketersediaan tenaga terdidik berkualitas di bidang perencanaan dan pengelolaan kawasan industri, Mereka lah yang akan mengawal kebijakan pemerintah dan langkah sektor industri tadi,” ujarnya.

 

ITSB dipandangnya sebagai mitra yang ideal karena selama ini mengembangkan budaya pendidikan dan riset lintas disiplin, dimana lingkungan akademis, bergerak bersama sektor industri dan pemerintah.

Kesepakatan ini memungkinkan para mahasiswa ITSB untuk melakukan sejumlah aktivitas mulai dari penelitian hingga praktik kerja di perusahaan anggota HKI yang tersebar di berbagai lokasi.

 

Penandatangan nota kesepahaman dihadiri pula oleh Ketua Badan Pengawas Yayasan ITSB yang juga Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto. Ia menyebutkan bahwasanya Sinar Mas tak pernah lepas dari pengembangan sektor pendidikan.

 

“Eka Tjipta Widjaja sedari awal melihat pendidikan sebagai kunci membangun peradaban bangsa. Cara pandang itu yang ditanamkan dan terus berkembang hingga kini di Sinar Mas,” ungkapnya. * (Pra/Syam)