Oleh : Syamhudi

 

Jakarta, MediaProfesi.com – Pola kehidupan yang sibuk seperti yang terjadi saat ini bisa membahayakan kesehatan, dan bisa berdampak pada semua resiko yang menyebabkan gejala penyakit, seperti sakit mata,sakit otot dan bahkan kanker.

 

Untuk mengatasi permasalahan resiko kesehatan yang dikeluhkan masyarakat, sekelompok layanan kesehatan terkemuka Taiwan datang ke Jakarta di acara Pameran Taiwan Expo 2018 selama tiga hari, yaitu mulai 29-31 Maret 2018, di Jakarta Convesntion Center (JCC) Senayan.

 

“Pada kali ini kami membawa 9 rumah sakit terkemuka di Taiwan untuk datang ke Jakarta guna memperkenalkan layanan kesehatan dengan teknologi pengobatan yang canggih,” ujar Phoebe Yeh, Deputy Representative of Taipei Economic and Trade Office Representative in Indonesia, kepada wartawan di sela acara Taiwan Medical Day, hari Kamis (29/3/2018) di Jakarta.

 

Phoebe Yeh menjelaskan pada kegiatan Taiwan Medical Day ini akan di isi dengan seminar kesehatan yang disampaikan oleh pakar kesehatan dari Taiwan yang akan mempresentasikan layanan perawatan kesehatan dengan teknologi terkini serta memperkenalkan pengobatan hasil penemuan mereka.

 

Selain membawa 9 rumah sakit ke Jakarta, Phoebe Yeh dengan rasa bangga memaparkan pihak juga memperkenalkan 15 rumah sakit yang telah berstandar Amerika.

 

Selain itu juga, sambungnya, dlakukan pemeriksaan kesehatan,rehabilitasi,perbaikan rambut,pengobatan estetis,diagnosis kanker dan pengobatan di Taiwan.

 

Pelayanan kesehatan dan teknologi di Taiwan ini memiliki kualitas terbaik. Karena itu melalui pertemuan seperti di arena pameran Taiwan Expo, apalagi di event Taiwan Medical Day ini, menjadi kesempatan untuk mempelajari layanan medis,perawatan dan teknologi canggih tersebut.

 

Diantara nara sumber yang hadir pada acara Taiwan Medical Day ini,salah satunya yaitu CEO Taiwan Nobel Eye and  Aesthetics Medical Group, David Chao Kai Chang. Dia sendiri merupakan ahli dibidang bedah refraksi kornea untuk rabun dekat dan jauh serta bedah refraksi katarak.

 

Pada kesempatan itu David memaparkan, tentang kecanggihan teknologi laser generasi ke tujuh yang dikembangkannya.

 

Dengan kecanggihan teknologi tersebut, melalui penggunaan peralatan laser tersebut mampu mengatasi segala keluhan seputar gangguan mata. Seperti katarak, rabun dekat maupun jauh.

Kata David, penderita katarak, rabun dekat maupun jauh,sekarang tidak perlu khawatir.

 

Menurut David, dengan kemajuan dan perkembangan teknologi, keluhan atau penderitaan terkait kesehatan mata, sekarang ini sudah bisa diatasi dengan baik.

 

Untuk mengatasi masalah mata yang dikeluhkan tersebut, jelas David, pihaknya akan melakukan pembedahan dengan mengangkat lensa mata yang lama dan menggantikan dengan lensa baru berwarna kuning.

 

"Dengan penggantian lensa mata ini, penderita tidak perlu lagi takut dengan silaunya sinar matahari," imbuh David.

 

Teknologi laser generasi ketujuh yang dikembangkan ini, selain untuk mengatasi keluhan penderitaan sakit mata seperti katarak, rabun dekat dan jauh, juga bisa digunakan untuk kecantikan dan mengencangkan kulit wajah.

 

Dia mencontohkan. seperti untuk menarik kerutan di dahi,  mengencangkan kantorng kantong mata yang kendor. Selain itu juga bisa membuat dagu supaya tirus,membersihkan dan memutihkan gigi.

 

Layanan ini tidak hanya dilakukan di Taiwan saja, pihaknya berencana untuk mengembangkan layanan kesehatan mata dan kecantikan ini di Indonesia yaitu akan membuka klinik atau rumah sakit pada tahun 2020 mendatang. * (Syam)