Oleh : Pratama


Jakarta,  Mediaprofesi.com - Dukungan sektor industri yang berada di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia guna menangani pandemi virus corona (Covid-19) berlanjut melalui penyerahan bantuan alat kesehatan kepada Pemerintah.

 

“Penyebaran virus yang cepat dan tak memilih korbannya mengingatkan kita akan pentingnya menggalang solidaritas dalam penanganan pandemi ini. Kami melihat Kementerian BUMN yang membawahi sejumlah entitas pelayanan publik mesti mendapatkan dukungan,” kata Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto seusai penyerahan simbolik peralatan uji cepat dan masker yang diterima Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir.


Menteri BUMN mengatakan, bangsa Indonesia di saat seperti ini tetap menunjukkan gotong royongnya, ini yang menjadi kekuatan kita. Kami berterima kasih kepada Ketua KADIN dan Pak Sulis yang hadir mewakili para pengusaha, dan juga tentunya dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

 

“Apa yang bapak-bapak kontribusikan dan kerjasamakan seperti test kit, APD, sangatlah diperlukan karena perusahaan BUMN tidak membuatnya. Jadi makin banyak yang membantu, akan semakin baik,” ujar Erick.


Ketua Umum KADIN, Rosan Roeslani berharap lebih banyak lagi sektor privat yang turut bergabung dalam donasi yang berlangsung secara bertahap. “Kami berharap, donasi berbagai perusahaan mampu menggalang pendanaan hingga sebesar Rp500 miliar, akan sangat baik jika mencapai lebih dari itu.”

 

Ia menyebut perusahaan yang berkomitmen adalah Ciputra Group, First Resources Ltd., Mulia Group dan Wilmar International. Secara berkala pihaknya akan melaporkan perkembangan donasi kepada Presiden RI.

 

Sementara Sulistiyanto yang mengkoordinasikan inisiatif ini menyatakan Pemerintah memfasilitasi mereka lewat relaksasi perizinan impor guna pengadaan alat kesehatan yang lebih cepat dan menyeluruh.

Bantuan bertahap tersebut berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit), alat perlindungan diri (APD atau personal protective equipment), alat bantu pernapasan (ventilator), serta masker.

 

“Kami telah lama bersinergi dengan sektor usaha dalam aktivitas sosial dan filantropi, namun baru kali ini bekerja sama menghadapi pandemi. Penanganan bersama Covid-19 adalah ujian terbesar kebersamaan kami,” kata relawan Tzu Chi yang juga CEO DAAI TV Indonesia, Hong Tjhin.


Sebelumnya, Senin (23/1/2020) perusahaan dan lembaga yang bergabung dalam inisiatif ‘Pengusaha Peduli NKRI’, di antaranya Astra International, Panin Group, PT Fajar Surya Wisesa Tbk., Wings Corporation, Rajawali Corporation, Garudafood, Nutrifood Indonesia, beserta FKS Group, PT Pan Brothers Tbk., PT Sritex Tbk., dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk telah lebih dulu berkomitmen memberikan donasi.

 

Sementara pada hari Kamis (19/3/2020), KADIN, Tzu Chi bersama Sinar Mas, Artha Graha Peduli Foundation, PT Djarum, Agung Sedayu Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Puradelta Lestari Tbk, dan Triputra Group telah menginisiasi donasi. * (Pra/Syam)