Oleh : Pratama


Jakarta, Mediaprofesi.com - Menyusul donasi lebih dari 1.100 alat pelindung diri (APD) kepada 38 rumah sakit bulan lalu, sebagai bentuk kelanjutan dukungan kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

 

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) kembali memberikan donasi, kali ini berupa 1.100 masker kain dan paket sembako untuk para mitra program CSR yang terdampak pandemi COVID-19.

 

Ada lima lembaga yang menjadi penerima manfaat program CSR tersebut. Kelima lembaga ini memiliki keterkaitan dengan program CSR Maybank Indoneisa sebelumnya yaitu, SLB Dharma Putra Semin, Gunung Kidul dan SD Kanisius Kenalan Magelang dalam kaitan dengan School Adoption Program sejak 2016, dan sebagai bagian pemberdayaan komunitas penyandang disabilitas dengan asosiasi ojek penyandang disabilitas Ojek Difa sejak 2017, Pusat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas (PUSPADI) Bali sejak Maybank Marathon Bali 2013 dan tahun ini dengan Komunitas Disable Berdaya Bareng.

 

Masker kain yang didonasikan adalah karya 250 penenun perempuan prasejahtera di Kamboja yang didukung oleh Maybank Foundation.  Sejak 2016 Kamboja dan Indonesia menjadi bagian Program “Maybank Women Eco Weaver”, salah satu program utama Maybank yang dirancang untuk mendukung semangat kebersamaan ASEAN dalam mengangkat dan mempromosikan seni tenun tradisional secara berkelanjutan.

 

Program ini dengan tujuan memperkaya peran strategis kaum perempuan di berbagai komunitas untuk mencapai independensi ekonomi (economic independence) dan inklusi keuangan di kalangan pengrajin tenun perempuan di seluruh ASEAN.

 

Selain itu  Maybank Indonesia juga mendistribusikan materi mengenai COVID-19 untuk meningkatkan awareness yang berisikan penjelasan tentang COVID-19, gejala dan bagaimana cara pencegahannya.

 

Untuk para penyandang disabilitas anggota dari Ojek Difa di Yogyakarta dan PUSPADI di Bali, Maybank Indonesia juga memberikan donasi sembako sebanyak 100 paket dengan total nilai Rp10 juta. Inisiatif ini merupakan kesinambungan dari dukungan kepada komunitas penyandang disabilitas tersebut.

 

Pada 2017, Maybank Indonesia melakukan pemberdayaan komunitas penyandang disabilitas di komunitas ojek Difa, yang menghimpun penyandang disabilitas dari masyarakat pra sejahtera.

 

Sementara sejak 2013, sebagai bagian penyelenggaraan Maybank Marathon Bali, Maybank Indonesia memberikan kepedulian bagi pemberdayaan penyandang disabilitas dengan melanjutkan dukungan micro financing bagi koperasi PUSPADI Bali.

 

“Dukungan ini dilakukan sebagai upaya perpanjangan tangan terhadap komunitas disabilitas yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Esti Nugraheni, Head, Corporate & Brand Communications, Maybank Indonesia.

 

Menurut Esti, perhatian yang kami berikan ini kiranya dapat meringankan beban yang harus ditanggung oleh komunitas disabilitas, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan Maybank Indonesia agar mereka tetap mampu berkarya di tengah kondisi pandemi saat ini.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Maybank Indonesia yang telah menyerahkan bantuan masker dan flyer informasi mengenai COVID-19 yang akan membantu komunitas kami untuk semakin memahami akan virus Corona serta cara penanganannya di lingkungan kami,” ujar Nengah Latra, Direktur PUSPADI mewakili para penerima bantuan lainnya.

 

Seluruh inisiatif yang dilakukan Maybank Indonesia ini adalah rangkaian aktivitas untuk memerangi COVID-19.

 

Dukungan Maybank Indonesia pun akan terus berlanjut dengan membuka kesempatan bagi para nasabah dan masyarakat untuk terlibat berdonasi melalui program #MyCareforYouandMe ”bersama perangi covid-19” melalui www.maybank.co.id/bersamaperangicovid-19 guna memperluas cakupan bantuan Maybank Indonesia dalam mengatasi pandemi COVID-19 yang sedang terjadi saat ini. * (Pra/Syam)