Oleh : Syamhudi


Banten, Mediaprofesi.com - Nenek Fuji warga Kampung Ucui Desa Ketos Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Banten, terjerat hutang pada seorang rentenir. Merasakan keprihatinan yang dialami Nenek Fuji, kemudian Babinsa Koramil 0219/Cikande Kodim 0602/Serang Serda Andin Rahmat H, langsung membantu untuk melunasi hutangnya, Sabtu (27/06/2020).

 

Sebelumnya sempat terjadi ketegangan saat penagih hutang tersebut datang, karena nenek Fuji mempunyai tanggungan hutang yang belum bisa terbayarkan. Sang penagih hutang tersebut terus ingin agar nenek Fuji menyicil hutangnya, karena hutang tersebut sudah berjalan 1 (Satu) tahun. Tetapi sampai sekarang belum bisa terbayar, sehingga membuat penagih hutang merasa dibohongi.

 

Saat Babinsa dari Koramil Cikande Serda Andin, melaksanakan pemantauan wilayah desa binaanya. Melihat adanya saling adu mulut, antara seorang nenek dan laki-laki, kemudian langsung datang untuk menghampiri mereka.

 

Babinsa tersebut kemudian menanyakan permasalahan apa yang sedang terjadi, "Nenek Fuji sudah hampir satu tahun menunggak pembayaran hutangnya, sekarang tinggal Rp. 270.000,-," kata penagih hutang.

 

Dengan tutur kata yang sopan Serda Andin Rahmat H memperkenalkan diri kepada sang penagih hutang tersebut. "Mohon maaf kami adalah Babinsa yang ditugaskan dari Koramil 0219/Cikande Kodim 0602/Serang, tentunya kami akan sepenuhnya bertanggungjawab melunasi hutang nenek Fuji," Kata Serda Andin.

 

Mendengar ucapan yang disampaikan Serda Andin yang akan melunasi hutang Nenek Fuji kepada penagih hutang. Tentunya membuat Nenek Fuji merasa terperangah dan tidak menyangka serta setengah bertanya dalam hatinya akan tindakan yang penuh ikhlas dilakukan oleh sang Babinsa dalam membantu warga binaannya tatkala diterpa kesulitan ekonomi untuk melunasi tagihan hutang yang telah berlangsung selama satu tahun.

 

Nenek Fuji pun setelah sang penagih pergi, langsung menghampiri sang Babinsa yang sangat peduli terhadap kesulitan warga binaannya, apalagi di tengah wabah Covid-19 yang berdampak lumpuhnya ekonomi di seluruh dunia. “Terima kasih, saya tidak dapat membalas budi baik Bapak, semoga Allah yang akan membalasnya. Jika tidak ada Bapak (Serda Andin Rahmat H – Red), saya tidak tahu lagi harus bayar pakai apa,” ucap Nenek Fuji dengan suara lirih, atara haru dan gembira. * (Syam)