Oleh : Wahyu

 

Jakarta, MediaProfesi.com - Huawei bakal meluncurkan smartphone yang akan membuat pengguna smartphone kelas menengah dapat merasakan pengalaman gaming kelas premium.

 

Dengan peluang seperti itu, tak heran kalau manufaktur smartphone terus berupaya membuat hardware yang mumpuni. Maka bangkitlah gaming smartphone, handset yang didesain khusus untuk menawarkan pengalaman main game yang lebih baik, seperti main game PC di PC gaming.

 

Lo Khing Seng, Deputy Director Huawei Device Indonesia menuturkan, gaming smartphone perlu hardware yang bertenaga supaya lancar memainkan game pada settingan grafis tertinggi, seperti main game PC di PC gaming.

 

“Banyak manufaktur yang memberikan embel-embel “gaming mode” pada perangkatnya, tapi sebetulnya pengalaman yang mereka sajikan masih jauh dari nyaman, apalagi kalau dibandingkan dengan PC,” jelas Lo Khing Seng.

 

Jadi, bagaimana meningkatkan performa gaming? Biasanya ada dua pendekatan: via software atau hardware. Dulu, biasanya manufaktur harus bekerjasama dengan pengembang game. Seperti yang pernah dilakukan dua manufaktur yang memakai chipset Qualcomm Snapdragon 600.

 

Tapi handset mereka kurang bertenaga saat menjalankan game populer macam Arena of Valor. Alhasil, mereka bekerjasama dengan Tencent untuk mengembangkan konfigurasi khusus pada perangkat kelas entry level-nya supaya bisa memainkan game-game Tencent.

 

Sedangkan pendekatan software antara lain membutuh waktu lama untuk pengembangannya dan biasanya tak stabil. Game berjalan tersendat-sendat pada settingan custom.

 

Tiap aplikasi atau game butuh settingan custom profile yang berbeda-beda. Jadi, kalau seorang gamer ingin memainkan game yang belum dioptimalisasi, siap-siap saja merasa geregetan.

 

Pada pendekatan hardware, kita harus siap berkorban duit. Perangkat premium biasanya sudah dilengkapi dengan chipset terbaru dan tenaganya sudah ditingkatkan.

 

Kalau duit bukan masalah bagimu, maka pendekatan ini aman saja, meski patut dicatat, bahwa kita tak bisa memastikan chipset baru akan lebih hemat power ketimbang sebelumnya.

 

Jadi, kalau tiap pendekatan ada masalahnya, apa solusinya? Apakah ada solusi bagi perangkat yang terjangkau sekaligus bisa membuat pengguna merasakan pengalaman gaming kelas premium?

 

Gaming bukanlah tradisi Huawei, atau beberapa orang mungkin berpikir begitu. Padahal terbukti sebaliknya. Huawei telah meluncurkan GPU Turbo. GPU Turbo dari Huawei adalah sebuah teknologi pengakselerasi proses grafis.

 

Teknologi ini mendesain ulang bagaimana grafis diproses di level sistem, supaya secara revolusioner dapat meningkatkan performa dan efisiensi. Teknologi terobosan ini membuat perangkat lama pun mampu menjalankan game terkini yang butuh grafis intensif.

 

GPU Turbo dari Huawei dibangun di atas framework umum, sehingga ia bisa bekerja tanpa bantuan dari pengembang game. Dan semakin ia mengerti bagaimana game diproses, ia akan kompetibel pada lebih banyak game di masa mendatang.

 

Tahukah kalian bahwa GPU Turbo akan ditanamkan ke dalam smartphone Nova Series terbaru Huawei yang akan diluncurkan pada akhir Juli ini? Smartphone ini akan membuat pengguna smartphone kelas menengah dapat merasakan pengalaman gaming kelas premium. * (Wah/Syam)