Oleh : Syamhudi

 

Jakarta, Mediaprofesi.com – Sebanyak 10,7% perusahaan di Thailand dan 8,9% di Indonesia, khususnya yang ada di sektor industrial, telah merasakan manfaat dari pengimplementasian solusi-solusi transformasi digital.


 

“Bandingkan dengan Vietnam yang 2,1%, 2,8% di Filipina, dan 5,1% di Malaysia," kata Irza Suprapto, Direktur Asia IoT Business Platform di Jakarta (28/7/2019).

 

Berdasarkan survei terbaru kami, lanjut Irza, kami melihat bahwa perusahaan-perusahaan di dalam pusat kekuatan manufaktur tradisional di ASEAN, Indonesia, dan Thailand, telah lebih banyak merasakan manfaat dari pengimplementasian proyek-proyek transformasi digital dan teknologi IoT.

 

Irza menyatakan bahwa ini konsisten dengan apa yang telah kami saksikan selama 3-4 tahun terakhir, di mana perusahaan-perusahaan dari kedua negara paling banyak berinvestasi dalam teknologi dan mulai menuai hasilnya sekarang.

 

Di Indonesia, kelihatan bahwa insiatif pemerintah telah diterima dengan optimistik oleh perusahaan lokal di dalam ekosistem sektor Industry 4.0.

 

Sebanyak 43,1% response lokal di dalam industri manufaktur dan 46,2% di dalam industri logistik yakin bahwa transformasi digital telah diimplementasi di dalam satu atau lebih area fungsional di dalam perusahaan mereka.

 

Survei tersebut juga mendapati bahwa hanya 9 persen enterprise yang belum mengimplementasikan transformasi digital di dalam proses bisnis mereka. Ini statistik yang menjanjikan.

 

Sebanyak 78,6% setuju bahwa perusahaan mereka harus terhubung dan menggunakan otomatisasi, analisis data yang canggih, dan berbagai tool digital lainnya, di dalam upaya meningkatkan proses dan operasional perusahaan mereka. * (Syam)