Oleh : Eggy
Jakarta, MediaProfesi.com - Sejak diluncurkan pada tanggal 26 April lalu, New Honda CR-V langsung mendapat sambutan baik dan mencatat penjualan sebanyak 1.853 unit, yang merupakan tertinggi di tahun ini.
Model ini sekaligus menjadi penyumbang penjualan terbesar terhadap total penjualan Honda di bulan April 2012. Secara total, Honda CR-V telah terjual sebanyak 2.727 unit sejak bulan Januari hingga April tahun 2012.
Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy mengatakan, optimis pada bulan berikutnya penjualan Honda akan semakin meningkat seiring dengan peluncuran produk-produk baru dan peningkatan produksi ketiga model andalan Honda yaitu Honda Jazz, Honda CR-V dan Honda Freed di pabrik Honda.
Selain New Honda CR-V, Honda Jazz juga mencatat angka penjualan yang cukup baik selama bulan April lalu, yaitu sebanyak 1.461 unit.
Honda Freed juga memberikan angka penjualan yang cukup baik yaitu sebesar 339 unit pada bulan April 2012. Sementara itu, MPV premium Honda yaitu All New Honda Odyssey berhasil terjual sebanyak 79 unit pada bulan April 2012.
Sementara itu, pasokan model sedan Honda dari Thailand masih terhambat sehingga tidak mencatat penjualan pada bulan April lalu. Secara total, Honda mencatat total penjualan sebesar 3.732 unit pada bulan April 2012.
“Dengan kembali beroperasinya pabrik Honda di Thailand secara penuh mulai tanggal 26 Maret 2012, kami harapkan pasokan untuk model-model sedan Honda akan kembali normal dalam waktu dekat sehingga kami dapat memenuhi permintaan konsumen di Indonesia,” tambah Jonfis. * (Egg/Syam)
- ICRE Tampilkan Alkitab Terbesar dan Terkecil
- BII Luncurkan ‘BII KPR Bebas Bunga’
- Zurich Siapkan Future Planner sebagai Garda Terdepan Layanan Konsumen
- Ganti Presiden, bukan Reshuffle!
- Indosat Dukung Revitalisasi Pertanian Sumatera Barat
- Volvo Luncurkan 5 Mesin Konstruksi dan Alat Berat untuk Jalan Raya
- Polisi Gunakan Narkoba untuk Jerat Aktivis
- Ditemukan 88% Kasus Barang Elektronika dan Alat Listrik Tak Sesuai Ketentuan
- Danamon Gandeng USAID Permudah Akses Pembiyaan Modal Usaha bagi Pelaku Sektor Pertanian
- Mendag Sampaikan Tanggapan NODA ke AS Terkait CPO