• Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Financial
  • Industri
  • Politik
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Nusantara

BSN Ajak Profesional Muda Go Inernasional dengan SNI

Jumat, 30 Maret 2012 18:14 |  E-mail

Oleh : Syamhudi

Jakarta, MediaProfesi.com – Tak dipungkiri dalam era globalisasi sekarang ini, keterbuakaan pasar domestik dengan berlakunya ASEAN-China dan ASEAN-Korrea Free Trade Agreement, produk-produk impor terus melaju masuk ke Indonesia dengan kecepatan tinggi tanpa hambatan.

Untuk itu, Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), DR. Bambang Setiadi mengajak kalangan professional muda dalam memproduksi sesuatu hendaknya berpikir lebih jauh ke depan untuk bisa bermain di level internasional.

“Jadi situasi sekarang kita harus berpikir untuk bisa menjadi pemain kelas dunia, bukan lagi memproduksi sesuatu hanya untuk level lokal,” kata DR. Bambang dihadapan professional muda dalam workshop bertema “ The Role of Young Professional in Standarization” di Jakarta.

Young Professional maka situasinya harus memaksa Anda sema itu, yang tidak mungkin harus menjadi mungkin. Karena itu tiba-tiba menjadi pemain kelas dunia bukan lagi anda pikirkan memproduksi sesuatu di level local. Jadi kita sekarang harus bermain di level internasional.

Acara yang diikuti dari kalangan professional muda yang datang dari berbagai daerah ini, bertujuan untuk mengajak professional muda dalam kegiatan pengembangan standar, penerapan standard an edukasi publik di bidag standarisasi. Kemudian membekalinya dengan memberi wawasan luas tentang hubungan standarisasi dengan industri dan perdagangan.

Adapun target kriteria workshop adalah “professional muda”, diutamakan “Socialita Muda” yang memiliki visi masa depan, pengaruh, pengikut dan memiliki resources yang menunjang sebagai investasi value untuk menggerakan dan memajukan standar di negaranya serta dapat merancang dan mengorganize kegiatan pelatihan yang mengena sasaran target kriteria kegiatan pemahaman SNI bagi profesional muda sehingga tujuan yang diharapkan tercapai dengan baik.

“Melalui workshop ini diharapkan para professional muda dapat mengubah dunia dengan pengetahuan serta partisipasinya dalam mengembagkan standar,” ujarnya.

Bambang memberikan gambaran bahwa China bisa menjadi negara yang paling unggul sekarang, karena dia mempunyai prinsip. Walau pun sumber daya alamnya terbatas. Namun China punya kreativitas yang tak ada habisnya.

“Karena itulah China sekarang menjadi negara yang paling makmur, tabungannya paling banyak, beli apa pun bisa, dia beli gas kita, minyak kita, mineral kita, beli saham-saham yang kita miliki. Karena tahu kreativitas yang dia mainkan,” terang DR. Bambang.

BSN lanjutnya, hari ini mendemonstrasikan bahwa dalam menangani masalah standarisasi tidak ada lagi dengan instruksi BSN. Karena itu kita undang semua stakeholders, mulai ekspart, eksekutif, anda semua menjadi tim nya BSN untuk bersama-sama memainkan SNI sebagai bagian daripada pertarungan globalisasi.

“Jadi sasaran utamanya adalah professional muda akan kita jadikan tim untuk bersama-sama memajukan SNI,” ajaknya.

Ia mengemukakan alasan mengajak professional muda, karena di dunia internasional juga begitu. Kita bisa ketika membicarakan standar electricity atau listrik di Melbourne, kisaran 20% dari peserta yang hadir diisi oleh kalangan profesional muda.

Jadi profesional muda mempunyai sebuah power dan menjadi target untuk standarisasi, guna bisa berperan aktif dalam kegiatan mempromosikan standarisasi di masa depan, memberikan dukungan dalam pemahaman tentang standarisasi dan membentuk jaringan. * (Syam)

 
Berita Lainnya
  • BSN Ajak Profesional Muda Go Inernasional dengan SNI
  • Tak Peduli BBM Naik, Harga Bahan Pokok Tetap Stabil
  • MTDL Catat Penjualan 2011 sebesar Rp 4,4 Triliun
  • IIMS 2012, Pameran Otomotif Terluas di ASEAN
  • Lottemart Gandeng P&G Gelontorkan Program Balita Cerdas
  • PT. Asuransi Sinar Mas Gandeng Modern Hospital Guangzhou sebagai Rumah Sakit Provider
  • WIEF : Bandung Siap Gelar Festival Seni Internasional
  • BII Undi Grand Prize ‘Bingkisan Beruntun’
  • Reopening Levi’s Store, Lebih Kental Nuansa “Classic America”
  • RUPST Bank Danamon Setujui Bayar Dividen Sebesar Rp 1 Triliun

Copyright mediaprofesi.com © 2010