Oleh : Wahyu
Yogyakarta, MediaProfesi.com - Pura Pakualaman meluncurkan buku Warnasari Sistem Budaya Kadipaten Pakualaman Yogyakarta dalam acara yang dihadiri para mitra mereka di Bangsal Sewatama. Satu diantaranya adalah Eka Tjipta Foundation yang diwakili oleh Ketua Umum-nya, G. Sulistiyanto.
Menurut G. Sulistiyanto mengatakan buku ini adalah wahana pendidikan sejarah dan humaniora, dalam hal ini terkait dinamika dan perkembangan Pura Pakualaman yang jika tidak didokumentasikan dengan baik, berpotensi untuk terlupakan dan hilang.
�Itu sebabnya kami merasa terpanggil untuk terlibat memberikan dukungan,� ujar G. Sulistiyanto di sela acara yang dibuka oleh K.G.P.A.A. Paku Alam IX dengan didampingi para keluarga kerabat Keraton lainnya (14/1/2012).
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wiendu Nuryanti dan Dirjen Dikti Kemendikbud, Djoko Santoso, juga digelar diskusi yang melibatkan para editor buku ini seperti budayawan, Subakdi Soemanto, pustakawan dan sejarawan, Sri Ratna Saktimulya, arsitek yang juga antropolog, B. Sumardiyanto dan budayawan, Sudibyo.
Eka Tjipta Foundation (ETF) yang selama ini bergerak memperkuat inisiatif di bidang pendidikan menganggap Warnasari tidak dapat dilihat hanya dari sisi komersial.
�Historiografi semacam ini tidak dapat dinilai hanya dari aspek popularitas semata, namun lebih jauh lagi merupakan upaya pendokumentasian serta pemaknaan agar kita hingga generasi selanjutnya dapat terus mewacanakan segala sesuatu terkait Pura Pakualaman secara kritis, bagi kita, sekarang dan nanti,� tambah Sulistiyanto. * (Wah/Syam)