• Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Financial
  • Industri
  • Politik
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Nusantara

KH Dr. Idham Chalid Pantas Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

Jumat, 16 Juli 2010 15:54 |  E-mail

Oleh : Wahyu

Jakarta, MediaProfesi.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar merasa sangat kehilangan seorang tokoh ulama, bangsa, negara, dan seorang politikus ulung KH Dr. Idham Chalid, yang wafat pada Ahad (11/7), jam 08.00 dikediaman Beliau komplek Pesantren Darul Maarif, Cipete, Jakarta Selatan, setelah bergelut terbaring sakit selama 10 tahun.

Betapa besarnya jasa Beliau dalam memberikan sumbangsih dan pemikiran kepada bangsa dan negara. “Semua perhatian dan pemikiran Beliau curahkan untuk pembangunan dan kemajuan negara, sehingga mampu membawa citra orang Banjar (Kalimantan) ke kancah nasional, baik dari segi politik, hukum, dan pendidikan,” kata Andin Sofyanoor, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (15/7) kepada redaksi MediaProfesi.com melalui telepon genggamnya.

Kami merasa sangat kehilangan, ujar Andin politisi dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), karena Beliau patut untuk dijadikan teladan bagi generasi muda ke depan, bagaimana mencari suatu jatidiri, dan identitas diri tanpa mencederai moralitas dan hak seseorang.

Jadi Beliau memang salah satu tokoh yang patut kita hormati dan kita kenang jasanya untuk diteladani, sehingga dapat memotivasi kita selaku generasi muda khususnya orang Banjar, Kalsel untuk dapat menggantikan posisi Beliau di kancah nasional.

Dalam waktu dekat ini, saya akan membawa soal keteladan dan ketokohan Beliau ke parlemen serta meminta dukungan seluruh lapisan komponen masyarakat untuk memberikan gelar pahlawan nasional. “Saya optimis usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada KH Dr. Idham Chalid ini akan mendapat dukungan yang luas dari seluruh masyarakat Kalimantan,” tegasnya.

Sebelumnya Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri meminta gelar kepahlawanan nasional KH Dr. Idham Chalid segera diusulkan ke Pemda tempat kelahiran sang tokoh. “Hal itu agar usulan tersebut bisa dibahas oleh Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan,” kata Mensos dalam siaran pers tertulis (11/7).

Kami optimis Beliau pantas dijadikan pahlawan nasional, lanjut Andin. Ada beberapa indikator bahwa Beliau pantas dijadikan seorang pahlawan nasional. Karena Beliau tokoh agama yang bisa diterima oleh semua komponen agama dan suku, serta tokoh politik baik di era orla, maupun orba, dimana Beliau masih aktif memberikan kontribusi pemikiran baik terhadap pemerintah pusat mau pun pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan.

Selain itu, Beliau juga salah satu tokoh nasional yang tidak pernah mencederai hati masyarakat, karena Beliau mempunyai moralitas dan integritas yang tinggi, sehingga sangat layak seandainya para pemimpin dan pemangku jabatan saat ini memberi penghargaan pahlawan nasional.

Pelajaran yang bisa diteladani dari Beliau bagi generasi muda, diantaranya kata Andin, pertama adalah yang sangat penting bagi generasi muda ke depan menyangkut soal integritas,dan moralitas. Dimana Beliau salah satu tokoh nasional yang berasal dari Banjar sejauh ini tidak pernah tersentuh dengan tindakan-tindakan sosial atau pun tindakan yang tren saat ini tindakan melawan hukum dengan tindak pidana korupsi.

Beliau salah satu tokoh bangsa dan negara ini, merupakan tokoh nasional yang sangat santun dan bisa diterima oleh semua komponen, mulai dari presiden pertama Bung Karno, presiden Soeharto hingga presiden era reformasi saat ini Soesilo Bambang Yudhoyono.

Beliau sangatlah patut kita ingat dan contoh sebagai generasi muda ke depan, salah satunya menyangkut soal integritas dan moralitas. Karena sekarang ini generasi muda sangat minim sekali dengan integritas dan moralitas. * (Wah/Syam)

 
Berita Lainnya
  • Fastron Gold Pelumas Resmi Mercedes Benz C-Classs Touring Championship
  • Artis Internasional Lifehouse dan Rivermaya Meriahkan Arthur’s Day
  • Merentang Spirit Kalimantan
  • Sistem Perdagangan On Line Dan 12 Market Maker Di BBJ
  • Yockie : Perjuangkan Bunga Kredit Rendah
  • Sarinah Gelontorkan Dana Rp 100 M Bangun Hotel
  • Hadi : Ingin Menyalurkan Aspirasi Daerah untuk Bersaing di Pasar Global
  • Dhaniswara : Perjuangkan UKM agar Setara dengan Pengusaha Lainnya
  • Yani Motik : Pengusaha Pribumi Siap Berkompetisi di Era Persaingan Global
  • HIPPI Punya Peran Penting Menghadapi Persaingan Pasar Bebas

Copyright mediaprofesi.com © 2010