Oleh : Septiandra
Jakarta, MediaProfesi.com - Maraknya penggunaan aplikasi game Pokemon Go telah menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia. Meskipun baru diluncurkan di wilayah-wilayah terbatas, game ini telah diinstal jutaan kali dalam kurun waktu kurang dari seminggu.
Pada tanggal 8 Juli, Pokemon Go telah diinstal pada perangkat Android di Amerika Serikat dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan aplikasi kencan Tinder, dan pengguna aktif hariannya hampir sebanyak pengguna Twitter.
Para penjahat dunia maya telah memperhatikan kehebohan ini, dan menciptakan penipuan media sosial dan mengembangkan versi yang telah terinfeksi virus Trojan dari aplikasi tersebut demi mengambil keuntungan dari para pemain Pokemon Go.
Beberapa pengguna telah mengembangkan cara-cara untuk melakukan cheat terhadap Pokemon Go, seperti memalsukan lokasi GPS. Aplikasi resminya juga diserang dengan kontroversi mengenai masalah privasi terkait izin yang dimintanya.
Para penyerang memanfaatkan permintaan ini, dan menciptakan versi game yang telah diinfeksi virus Trojan yang menargetkan perangkat-perangkat Android. Seperti dilaporkan sebelumnya, pencipta-pencipta malware ini menyamarkan Trojan yang diakses dari jarak jauh (Android.Sandorat) sebagai Pokemon Go.
Ancaman ini didistribusikan ke berbagai situs unduhan dan forum game. Jika versi berbahaya ini terinstal, versi ini tetap menampilkan layar awal Pokemon Go, dan membuat pengguna menganggap bahwa tidak ada yang salah. Namun, ancaman tersebut memberi penyerang akses penuh ke telepon pengguna.
Salah satu hal terbaik dari Pokemon Go adalah bahwa game ini mendorong orang untuk pergi ke luar, mendapatkan udara segar dan berolahraga.
Namun, terdapat beberapa laporan tentang orang-orang yang terluka karena tidak memperhatikan ke mana arah mereka berjalan dan para penjahat mengarahkan para pemain ke beberapa lokasi yang memiliki Pokemon dan kemudian merampok mereka.
Aplikasi ini menyarankan pengguna untuk memperhatikan daerah sekitar mereka saat bermain. Pengguna juga harus menghindari pergi sendirian ke daerah-daerah terpencil atau gelap saat bermain game ini.
Pokemon Company telah menyatakan: “Kami menghimbau semua orang yang bermain Pokemon GO untuk memperhatikan lingkungan sekitar mereka dan bermain dengan teman-teman saat pergi ke tempat-tempat baru atau asing. Harap pastikan untuk tetap aman dan waspada setiap saat.”
Terkait masalah keamanan mobile, para pengguna harus mematuhi beberapa saran berikut ini agar dapat mengurangi risiko-risiko serangan:
o Hindari mengunduh Pokemon Go dari sumber-sumber yang tidak resmi karena para penyerang dapat menggunakan situs-situs itu untuk menyebarkan malware yang disamarkan sebagai aplikasi yang sah;
o Instal pembaruan Pokemon Go untuk menghilangkan permintaan terhadap akses penuh ke akun Google Anda;
o Jauhi sarana-sarana game-cheating karena sarana-sarana itu bisa menipu ditipu atau mungkin berisi malware;
o Terus perbarui firmware smartphone Anda untuk mencegah kerentanan dieksploitasi;
o Gunakan password yang kuat dan unik untuk akun Pokemon Go Anda;
o Perhatikan izin-izin yang diminta aplikasi;
o Instal suatu aplikasi keamanan mobile yang cocok, seperti Norton, untuk melindungi perangkat dan data Anda. * (Sep/Syam)