Oleh : Tama
Jakarta, MediaProfesi.com – Kehidupan di kota metropolitan Jakarta dan sekitarnya yang dijejali dengan kehidupan glamor, serba waahhh…. penuh mal dengan berbagai pola kehidupan masyarakat yang berubah dari aslinya. Artinya sebagian besar gaya hidupnya terkontaminasi gaya hidup impor.
Hal ini bisa kita lihat dengan terus bertumbuhnya mal-mal, pertokoan. Dan tentunya juga menjamurnya café, restoran, dan tempat makan lainnya, di mana sebagian besar sajiannya ala impor, bahkan menunya pun sok pakai bahasa asing. Sehingga sulit menemukan makanan asli daerah.
Namun, tak usah berkecil hati, pasalnya Festival Kuliner Unik Nusantara (FKUN) 2012 siap mengobati rasa rindu Anda dengan menyiapkan berbagai menu makanan dan minuma tempo doeloe yang unik dan enak. Dan siap Anda nikmati dan santap bersama keluarga.
Tak tanggung lagi guna memenuhi rasa puas Anda bersama keluarga, teman dan kolega bisnis kegiatan ini diselenggarakan selama 17 hari mulai hari Jumat (13/4/2012) hingga Minggu (29/4/2012), di MOI (Mall Of Indonesia) Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan tema “Kampoeng Djawa Djaman Doele”.
Ketua Panitia FKUN 2012, Gatot Paristiwahono mengemukakan, dengan mengusung tema tersebut maka tentunya jenis dan menu yang tampil kali ini didominasi makanan dan minuman tempo doeloe alias jadul (jaman dulu) yang berakar pada tradisi budaya Jawa.
“Tapi makanan unik dari daerah lain juga tak sulit dicari di siini,” kata Gatot di sela pembukaan FKUN 2012 yang baru pertama kali dilaksanakan, hari ini, Jumat (13/4/2012).
Beberapa makanan tempo doeloe yang dapat dinikmati di festival ini antara lain kue Lekker, Klapertat, Serabi Solo, Gulali, Getut Semrintil, Risol Serem dan beberapa panganan tempo doeloe lainnya.
Untuk kudapan sate tampil aneka sate unik seperti Sate Lilit, Sate Cobra, Sate Kuda Bima, Sate Sapi Pak Kempleng Ungaran, Sate Kambing Ciamik, Sate Kelinci Haji Zaenal, Sate Ayam Madura Cak Doel, dan Sate Padang Pancoran.
Selain itu ada pula aneka jenis soto, seperti soto mie dan bakso tampil soto Betawi Udin, soto mie, soto ayam ceker, mie ayam putra Wonogiri, bakso Malang Prima 27 alias Baksi Cak Su Kumis, sop buntut BU Moediati.
Sedangkan untuk jenis nasi tampil ayam bakar Mercon, nasi rawon, pecel & gado-gado Gayung Sari Surabaya, bebek ginyo, nasi langgeng, empal gentong Cirebon, dan iga bakar Nusukan Solo, nasi pindang dan lentong Kudus, pepes ikan Bu Mimin, nasi Gandul dan soto Kudus Kembang Joyo.
Sementara minuman yang bisa dinikmati antara lain es durian Kado Manis Bandung, ice cream goring, es cendol Khayangan, wedang ronde, es podeng Pamalang, jus buah Cleopatra, es jelly starcup, dan es campur Pelangi Nusantara.
Rujak juhi dan asinan Jakarta Pak Tata serta rujak buah Bima Sakti juga akan melengkapi festival ini.
Menurut Gatot, seluruh peserta FKUN 2012 ini diikuti lebih dari 50 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang kuliner.
Selain menampilkan makanan juga pengunjung dimanjakan dengan berbagai kesenian daerah diantara wayang orang yang tampil setiap hari selama 1 jam mulai pukul 19.00 – 20.00 WIB, music, tarian daerah dan talk show. * (Tam/Syam)
- Rizal Ramli: Kawal Terus Judicial Review UU Migas!
- Calon Penumpang Serbu Stand Citilink di Kompas Travel Mart
- UE Bantah Hambat Impor CPO Indonesia
- ICDX Sukses Lakukan Penyerahan Fisik RBD Palm Oil (OLEIN)
- Sinar Mas Distribusikan 5.000 liter Minyak Goreng di Kampung Dadap
- CV Nasional Targetkan Penjualan GMO Oil Booster Tumbuh hingga 300%
- GMO Oil Booster Raih Rekor Dunia Ketahanan Kendaraan Berjalan Tanpa Pelumas
- Kaum Wanita Kurang Mampu : Jeans Lama Bisa Jadi Produk Bernilai Tambah Tinggi
- Warga Metropolitan Rindu Makanan Tempo Doeloe!
- Produksi Mulai Normal, Honda Siap Penuhi Permintaan Konsumen