• Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Financial
  • Industri
  • Politik
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Nusantara

GMO Oil Booster Raih Rekor Dunia Ketahanan Kendaraan Berjalan Tanpa Pelumas

Minggu, 15 April 2012 10:34 |  E-mail

Oleh : Syamhudi

Jakarta, MediaProfesi.com – Sungguh patut dibanggakan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak atas hasil karya putra-putri bangsa Indonesia. Dan kali ini Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan piagam penghargaan rekor dunia kepada GMO Oil Indonesia untuk kategori “Ketahanan Mobil dan Motor Berjalan tanpa Pelumas”.

Piagam penghargaan MURI tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan MURI, Jaya Suprana kepada Presiden Direktur GMO Oil Indonesia, Juergen Gunawan di Fakultas Teknik Universitas Indonesia , pada hari Kamis tanggal 12 April 2012.

Acara tersebut disaksikan oleh Walikota Depok, Nurmahmudi Ismail, serta sejumlah guru besar, dosen, mahasiswa baik dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia maupun dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Dan juga turut hadir sejumlah pembalap nasional diantaranya Chandra Alim, Johny Pramono, Gunawan Wibisono. Selain itu tampak hadir sederatan distributor, dealer dan sales agent dari berbagai daerah.

Sebelumnya terlebih dahulu dilakukan pengosongan oli mesin kendaraan roda empat dan roda dua oleh tim teknisi tepat pada pukul 10.00, yang diskasikan oleh seluruh undangan. Dan setelah oli mesin dinyatakan kosong tanpa ada tetesan lagi, kemudian Ketua MURI menyatakan bahwa kendaraan siap dijalankan tanpa menggunakan pelumas.

Pelepasan kendaraan ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon serta pengibaran bendera start oleh Ketua MURI, Jaya Suprana tepat pada pukul 10.30 WIB di halaman FT UI, Depok, Jawa Barat. Dan hingga jam 14.30 WIB kendaraan tersebut masih berjalan. Itu berarti sudah 4 jam ketahanan masih tetap bisa berjalan tanpa hambatan, dn belum kembali ke tempat start.

GMO Oil Indonesia adalah pemilik dari merek GMO Oil Booster sebagai oil optimizer satu-satunya dengan “Super Anti-Oxidant / G-Adnaced Formula” yang berfungsi sebagai suplemen pelumas, mampu menahan oksidasi oli mesin.

“Dengan demikian membuat usia penggantian oli lebih lama, serta kinerja meningkat secara signifikan, serta secara otomatis mengoptimalkan fungsi oli mesin,” kata President Director GMO Oil Indonesia, Juergen Gunawan dalam kata sambutannya saat penyerahan piaga penghargaan di Kampus FT UI, Depok, Jawa Barat (12/4/2012).

Menurutnya, produk ini diproduksi menggunakan formulasi khusus yang ramah lingkungan (Bio Dispersant) serta dengan kemampuannya menahan lebih lama oksidasi oli mesin, membuat mesin lebih tahan lama, menghemat biaya perawatan mesin serta mengirit biaya BBM hingga 15%.

“Bahan bakunya 70% didapatkan di dalam negeri kita sendiri, dan hanya 30% yang kita impor,” tambahnya.

Hal senada di akui guru besar FT ITB, Prof. Dr.Ing. Tri Yuswidjajanto Zaenuri bahwa bahan baku dari formulasinya sudah diapatkan di Indonesia yang kaya dengan sumber daya alam yaitu sebesar 70% dan hanya sekitar 30% didatangkan dari luar.

“Hal ini biasa lah, kan tidak bisa semuanya didapatkan disini, di dunia mana pun seperti itu. Tapi kita akan terus kembangkan, dan tidak ada yang tidak mungkin bahwa nantinya bisa saja kandungan lokalnya kita tingkatkan, paling tidak mendekati 100%,” ujar Prof.DR.Ing. Tri yang dijumpai MediaProfesi.com usai penyerahan piagam penghargaan.

Menurut guru besar yang meneliti di laboratorium FT ITB Bandung menjelaskan diantaranya ada 7 hasilnya yang merupakan keunggulan dari produk GMO Oil Booster ini, yaitu meningkatkan kualitas pelumas mesin, meng-optimalkan usia penggantian pelumas, menghemat bahan bakar hingga 15% walau ada juga yang mengatakan sampai melebihi 30%.

“Kami tidak menampik masyarakat yang mengatakan bisa menghemat bahan bakar hingga 30% dan bahkan lebih dari itu. Tapi kami dari pengujian dan akademisi hanya merekomendasikan 15%,” ujarnya.

Kemudian ujarnya, keunggulan lainnya membersihkan kerak (carbon deposit) di mesin, dengan teknologi Bio-Dispersant, mengurangi emisi karbon, menghaluskan suara mesin dan memperingan tarikan mesin.

Ketua Yayasan Musium Rekor Indonesia (MURI), Jaya Suprana dalam sambutannya mengatakan berdasarkan penelitian yang kita lakukan sendiri dan memang kita tidak menemukan yang lebih lama tanpa menggunakan pelumas sama sekali. Dan disamping itu juga didukung atas pengawasan oleh lembaga yang bisa dipertanggung jawabkan seperti ITB dan UI.

“Untuk itu setelah kami melakukan penilaian dan berdiskusi dengan tim, maka hasil penilaian kami beserta seluruh tim terpaksa dengan berat hati menolak pengajuan untuk memberikan sebagai rekor nasional. Tapi kami dan seluruh tim sepakat secara aklamasi mengangkatnya sebagai rekor DUNIA,” tambah Jaya dengan bangga atas hasil karya putra putri Indonesia.

“Ini sekali lagi terbukti putra-putri Indonesia sama sekali tidak kalah dibanding putra bangsa mana pun di dunia ini. Dan ini merupakan maha karya putra putri bangsa Indonesia,” pujinya dengan penuh haru sambil berharap agar hal ini bisa dipertahankan jangan sampai dicuri pihak lain, dan terus kembangkan agar lebih baik lagi. * (Syam)

 
Berita Lainnya
  • Rizal Ramli: Kawal Terus Judicial Review UU Migas!
  • Calon Penumpang Serbu Stand Citilink di Kompas Travel Mart
  • UE Bantah Hambat Impor CPO Indonesia
  • ICDX Sukses Lakukan Penyerahan Fisik RBD Palm Oil (OLEIN)
  • Sinar Mas Distribusikan 5.000 liter Minyak Goreng di Kampung Dadap
  • CV Nasional Targetkan Penjualan GMO Oil Booster Tumbuh hingga 300%
  • GMO Oil Booster Raih Rekor Dunia Ketahanan Kendaraan Berjalan Tanpa Pelumas
  • Kaum Wanita Kurang Mampu : Jeans Lama Bisa Jadi Produk Bernilai Tambah Tinggi
  • Warga Metropolitan Rindu Makanan Tempo Doeloe!
  • Produksi Mulai Normal, Honda Siap Penuhi Permintaan Konsumen

Copyright mediaprofesi.com © 2010