Oleh : Syamhudi
Tangerang, MediaProfesi.com - Sinar Mas bermitra dengan Kementerian Perindustrian dan Yayasan Rama-rama menggelar bazaar minyak goreng murah bagi warga Kampung Dadap, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.
“Rangkaian bazaar kembali kami lakukan guna mengantisipasi gejolak harga kebutuhan pokok khususnya minyak goreng,” kata Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto dalam siaran persnya kepada MediaProfsi.com, hari ini, Minggu (15/4/2012).
Menurut Sulistiyanto, selain sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR) perusahaan dimana salah satu pilar usaha kami adalah produsen minyak goreng, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan atas program stabilisasi harga pemerintah.
Bazaar yang juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian, MS Hidayat, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dan jurnalis sekaligus Pembina Yayasan Cinta Rama-rama, Andy F. Noya kali ini mengalokasikan 5.000 liter minyak goreng seharga Rp 9.000 per liter.
“Kami mengelola industri perkebunan sawit terintegrasi dari hulu hingga ke hilir. Untuk menjaga keberlanjutan, harmoni antara aspek sosial, lingkungan dan ekonomi harus terjaga kokoh. Bazaar hari ini (Minggu, 15/4/2012) adalah salah satu upaya kami dalam aspek sosial,” ungkap Board Member of Sinar Mas, Franky O. Widjaja di tempat yang sama.
Aktivitas pagi hari yang berlangsung di lapangan sepakbola, Gang Masjid Nurul Falah ini merupakan kali ketiga Sinar Mas bermitra dengan Andy F. Noya dan Yayasan Rama-rama nya. Di Kampung Dadap, sejak 2010, Andy F. Noya telah menginisiasi dan mengoperasikan Taman Bacaan Masyarakat Rama-rama yang juga mendapatkan dukungan dari Sinar Mas.
Sinar Mas melalui PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk. (SMART) dengan dukungan pilar usaha yang lain, selama ini aktif terlibat dalam berbagai operasi pasar serta bazaar, utamanya di pulau Jawa dan sebagian Sumatera.
Ini merupakan kegiatan Sinar Mas yang dilakukan sejak tahun 2005 hingga saat ini, dalam rangka menyalurkan minyak goreng bagi warga masyarakat di berbagai kota.
Sebagaimana diberitakan bahwa pada tahun 2008 diapresiasi Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI) dalam bentuk penghargaan sebagai “perusahaan yang konsisten berkesinambungan menyelenggarakan pasar murah minyak goreng bagi kaum miskin.” * (Syam)
- Rizal Ramli: Kawal Terus Judicial Review UU Migas!
- Calon Penumpang Serbu Stand Citilink di Kompas Travel Mart
- UE Bantah Hambat Impor CPO Indonesia
- ICDX Sukses Lakukan Penyerahan Fisik RBD Palm Oil (OLEIN)
- Sinar Mas Distribusikan 5.000 liter Minyak Goreng di Kampung Dadap
- CV Nasional Targetkan Penjualan GMO Oil Booster Tumbuh hingga 300%
- GMO Oil Booster Raih Rekor Dunia Ketahanan Kendaraan Berjalan Tanpa Pelumas
- Kaum Wanita Kurang Mampu : Jeans Lama Bisa Jadi Produk Bernilai Tambah Tinggi
- Warga Metropolitan Rindu Makanan Tempo Doeloe!
- Produksi Mulai Normal, Honda Siap Penuhi Permintaan Konsumen