• Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Financial
  • Industri
  • Politik
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Nusantara

Smartfren Cetak 30 juta Kartu UMMAT

Senin, 12 Maret 2012 15:16 |  E-mail

Oleh : Syamhudi

Jakarta, MediaProfesi.com – PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren) perusahaan operator telekomunikasi nasional bekerjasama dengan Pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) baru-baru ini telah meluncurkan kartu seluler prabayar bernama Kartu UMMAT yang ditujukan khusus bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) atau warga Nahdliyin. Kartu UMMAT ini rencananya di cetak sebanyak 30 juta kartu.

“Kartu UMMAT ini sementara kami cetak sebanyak 30 juta guna memenuhi warga Nahdliyin yang berjumlah 70 juta warga. Namun, nantinya bila kurang akan kami tambah lagi,” kata Divisi Head of Core Product PT Smartfren Telecom Tbk, Sukaca Purowokardjono dalam acara peluncuran di kantor PBNU Jakarta (5/3/2012).

Menurut Sukaca, Kartu UMMAT yang didesain untuk kegiatan warga Nahdliyin dalam kegiatan komunikasi sehari-hari di kalangan mereka sendiri khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

Ia menjelaskan manfaat dalam menggunakan kartu ini, bagi warga Nahdliyin bisa menikmati gratis telepon ke semua warga Nahdliyin pemakai Kartu UMMAT, baik lokal maupun interlokal.

“Jadi dengan kartu ini berarti bia menekan biaya, karena tariff local dan interlokal sesama pengguna Kartu UMMAT tidak dikenakan biaya. Dan hanya Rp 50 per SMS,” tambahnya.

Sedangkan tarif melakukan panggilan atau menelpon ke operator lain akan dikenakan tarif hemat per detik, yaitu Rp 10 per detik. “Jadi perhitungannya adalah per detik untuk ke semua operator baik interlokal maupun lokal sepanjang hari,” jelasnya dengan penuh semangat, karena tarif yang dikenakan begitu murah.

Selain itu, manfaat yang dapat dirasakan pengguna Kartu UMMAT pada setiap kali mengisi ulang pulsa akan menghasilkan zakat 2,5% tanpa mengurangi isi pulsa yang dibeli.

“Sementara zakat 2,5% dari hasil isi ulang tersebut akan disalurkan ke umat yang membutuhkan melalui PBNU,” tegas Sukaca.

Tentunya makin banyak terkumpul, semakin banyak manfaat untuk pemberdayaan umat melalui pengelolaan PBNU.

Kelebihan lain Kartu UMMAT yaitu merupakan kartu prabayar berbasis CDMA EV-DO rev.B Fase 2, yang mampu mengakses internet dengan kecepatan hingga 14,7 Mbps serta bebas biaya untuk mengakses jejaring sosial Facebook dan Twitter.

Selain karakteristik diatas, Kartu UMMAT nantinya akan mudah dikenali sebagai alat telekomunikasi warga Nahdliyin, karena menggunakan angka prefix 0889XXXXXXXX.

Ditambahkan Sekretaris Jenderal PBNU, Marsudi Syuhut mengatakan sebanyak 70 juta warga Nahdliyin bisa memanfaatkan produk ini.

“Untuk sosialisasi akan digelar pasar rakyat di pesantren-pesantren NU. Dan Roadshownya akan dimulai pada akhir Maret ini, dari Jabodetabek. Kemudian terus ke seluruh wilayah Indonesia,” jelas Marsudi.

Sedangkan lamanya waktu pagelaran pasar rakyat ini selama lima sampai enam hari untuk setiap event di pesantren NU. * (Syam)

 
Berita Lainnya
  • Guru Harus Mampu Menulis
  • Smartfren Cetak 30 juta Kartu UMMAT
  • Mydlink+, Aplikasi Premium Untuk iPad dan Tablet Android Guna Pantau Rumah dari Jauh
  • BMW Harus Segera Mundur dari KPK
  • Komunitas Isat-BB Hadirkan Layanan Gift and Take Application
  • Perusahaan Perkapalan Raksasa Dunia Berkumpul di Singapura pada Asia Pacific Maritime 2012
  • Rizal Ramli: KPK Harus Dijaga Independensinya
  • BBM dan TDL Naik, UKM Megap-megap
  • IM3 Luncurkan Layanan Gratis Facebook & Social Network Sepuasnya
  • BBM Naik, Ekspor Melemah

Copyright mediaprofesi.com © 2010