Oleh : Muhammad
Jakarta, MediaProfesi.com - Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, meresmikan pasar percontohan Pattallasang yang berlokasi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, hari Kamis (16/2/2012). Peresmian pasar percontohan ini merupakan satu dari 10 (sepuluh) pasar percontohan di 10 kabupaten/kota.
Kementerian Perdagangan mengalokasikan dana sebesar Rp 10 Miliar yang bersumber dari APBN tahun 2011. “Kami telah mengalokasikan dana APBN sebesar Rp 10 miliar untuk merevitalisasi Pasar Pattalasang,“ kata Mendag dalam siaran pers tertulis kepada Redaksi MediaProfesi.com (16/2/2012).
Pada 2011, Kementerian Perdagangan telah menetapkan alokasi anggaran Tugas Pembantuan untuk pembangunan/revitalisasi pasar tradisional sebanyak 75 kabupaten/kota. Pada 2012, Kemendag akan merevitalisasi 20 pasar percontohan atau meningkat 200 persen
"Tahun ini Kemendag mengalokasikan anggaran sebesar Rp 180,5 miliar untuk 20 pasar percontohan baru di 20 kabupaten/kota," tambah Mendag.
Pasar Pattalasang dipilih sebagai pasar percontohan karena letaknya yang strategis, memiliki akses ke beberapa wilayah di sekitar Kabupaten Takalar dan berpotensi menjadi pusat distribusi komoditi hasil bumi, laut dan kebutuhan rumah tangga.
Pasar yang menunjukkan kekayaan budaya Kabupaten Takalar ini juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisawatan yang berkunjung, antara lain tarian dan upacara adat.
Masyarakat setempat mengandalkan hasil pertanian, dan khususnya dari sektor hortikultura sebagai sumber penghasilan utama mereka.
Selain itu, di sektor industri antara lain industri pembersih biji kemiri, pembuatan gula merah, pertenunan godongan, pembuatan perabot rumah tangga dari kayu, anyaman bambu atau daun lontar juga merupakan andalan dari Kabupaten Takalar yang sangat membanggakan.
Selanjutnya, Mendag menekankan pentingnya pasar sebagai tempat mata pencaharian masyarakat sekitar. Saat ini, pasar Pattallasang dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 881 orang dengan hari pasar 4 (empat) kali dalam seminggu dan PAD per tahun sebesar Rp. 50.793.000,‐.
“Jika dikembangkan dengan baik, maka pasar akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sebagai pusat kegiatan perekonomian terbesar di Kabupaten Takalar, Pasar Pattallasang mengakomodir 948 pedagang, 23 di antaranya adalah pedagang kios, 236 pedagang los dan 689 pedagang kaki lima (PKL).
“Salah satu tantangan yang masih harus dibenahi adalah penertiban PKL pada hari pasar sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.
Sebelumnya, Mendag telah meresmikan Pasar Cokro Kembang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dan Pasar Skouw di Kota Jayapura, Papua. * (Muh/Syam)
- DBS Indonesia akan Kucurkan Rp 12 Triliun bagi UKM
- ZTE akan Rilis Dua Handset LTE Baru pada Mobile World Congress
- Rizal Ramli: K-SPSI Jangan Jadi Partisan
- Honda Prospect Motor Gelar Final “Honda Skill Contest 2012”
- Stok Garam Konsumsi Cukup Sampai Pertengahan Maret
- Mendag Resmikan Pasar Percontohan Pattallasang
- SBY Kian Ketakutan, Minta Aparat Tumpas Demonstran
- Citilink Datangkan Empat Airbus A320-200 Terbaru November 2012
- Honda Tampilkan Brio dan CR-Z di Pameran Otomotif Medan
- SBY Ketakutan, Aparat Represif Cegat Massa ke Cikeas