Oleh : Syamhudi
Jakarta, MediaProfesi.com - PT Bank Danamon Indonesia , Tbk. (“Danamon”) menjalin kerja sama dengan PT Sucofindo (persero) dan PT Bhanda Ghara Reksa (persero) sebagai Collateral Manager atau pengelola agunan dalam produk terbaru Danamon, yaitu Trade Commodity Finance atau pembiayaan perdagangan komoditas seperti minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO), batu bara, karet, kopi, dan lain-lain.
Direktur Danamon, Pradip Chahadva menjelaskan produk pembiayaan ini menawarkan kemudahan bagi para pelaku industri komoditas, karena dapat memberikan fasilitas kredit hanya dengan menggunakan inventaris komoditas mereka sebagai agunan, tanpa perlu menjadikan aset mereka sebagai agunan.
“Sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dan juga aktif dalam perdagangan komoditas, industri komoditas Indonesia adalah salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Namun tidak banyak bank di Indonesia yang memiliki keahlian dalam pembiayaan perdagangan komoditas karena tingkat kesulitan dalam melakukan monitoring dan adanya volatilitas (ketidakstabilan) dalam harga komoditas,” kata Pradip dalam siaran pers kepada MediaProfesi.com (11/4/2012).
Oleh karena itu, lanjutnya, Danamon menghadirkan produk Trade Commodity Finance dengan menggandeng Sucofindo dan Bhanda Ghara Reksa yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pengelolaan agunan.
Produk Trade Commodity Finance ini memberikan kemudahan untuk para nasabah yang bergerak di bidang perdagangan komoditas. Melalui produk ini, nasabah dapat memperoleh fasilitas kredit hanya dengan menjadikan komoditas yang berada dalam inventaris mereka sebagai agunan, sehingga mereka tidak perlu mempersiapkan aset-aset mereka seperti fasilitas produksi atau lahan perkebunan untuk dijadikan agunan.
Hal ini dimungkinkan dengan adanya kerjasama dengan Sucofindo dan Bhanda Ghara Reksa yang akan mengelola agunan dalam bentuk komoditas tersebut. Dengan skema pembiayaan ini, pelaku industri dapat meningkatkan volume perdagangan tanpa harus menunggu tambahan modal baru.
Danamon menawarkan produk Trade Comodity Finance ini sejak bulan Februari 2012 dan produk ini dapat diperoleh di seluruh cabang Danamon.
“Fitur unik Trade Commodity Finance ini diperkuat oleh jaringan Danamon yang luas sehingga memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi dalam perdagangan komoditas,” tambah Pradip.
Produk pembiayaan ini juga diharapkan dapat memicu peningkatan aktivitas perdagangan di sektor komoditas yang merupakan salah satu sektor penyumbang devisa terbanyak untuk Indonesia. * (Syam)
- Rizal Ramli: Kawal Terus Judicial Review UU Migas!
- Calon Penumpang Serbu Stand Citilink di Kompas Travel Mart
- UE Bantah Hambat Impor CPO Indonesia
- ICDX Sukses Lakukan Penyerahan Fisik RBD Palm Oil (OLEIN)
- Sinar Mas Distribusikan 5.000 liter Minyak Goreng di Kampung Dadap
- CV Nasional Targetkan Penjualan GMO Oil Booster Tumbuh hingga 300%
- GMO Oil Booster Raih Rekor Dunia Ketahanan Kendaraan Berjalan Tanpa Pelumas
- Kaum Wanita Kurang Mampu : Jeans Lama Bisa Jadi Produk Bernilai Tambah Tinggi
- Warga Metropolitan Rindu Makanan Tempo Doeloe!
- Produksi Mulai Normal, Honda Siap Penuhi Permintaan Konsumen